Badai cedera menghampiri skuat Timnas Indonesia jelang menghadapi Turkmenistan pada agenda FIFA Matchday periode September 2023. Setidaknya ada tiga nama pemain yang mengalami cedera.
Para pemain Timnas Indonesia yang mengalami cedera ini kemungkinan besar absen saat berjumpa Turkmenistan pada berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Jumat (8/9/2023) pukul 19.00 WIB.
Setidaknya, ada tiga nama pemain yang kemungkinan besar absen. Sebab, mereka semua justru mengalami cedera saat memperkuat timnya masing-masing pada lanjutan kompetisi Liga 1 2023/2024.
Berikut deretan nama pemain Timnas Indonesia yang mengalami cedera jelang laga kontra Turkmenistan di FIFA Matchday.
1. Dimas Drajad
Penyerang Timnas Indonesia, Dimas Drajad, berpeluang absen melawan Turkmenistan. Sebab, pemain asal Persikabo 1973 ini mengalami cedera saat memperkuat timnya pada lanjutan Liga 1 2023/2024.
Dimas Drajad mengalami masalah itu saat bertanding melawan Dewa United di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (3/9/2023). Pada laga itu, pemain berusia 26 tahun ini harus ditandu keluar pada menit ke-43.
Tentu saja, kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Sebab, Dimas Drajad merupakan salah satu penyerang andalan Shin Tae-yong di lini serang Timnas Indonesia.
2. Yakob Sayuri
Baca Juga: Viral Warga Keluhkan Anak Punk Siram Jalanan Pontianak, Begini Kata Netizen
Absennya Yakob Sayuri saat PSM Makassar menjalani laga tandang melawan PSS Sleman pada pekan ke-11 Liga 1 2023/2024 tentu mengkhawatirkan. Sebab, Yakob disebut-sebut mengalami cedera.
PSM Makassar juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada PSSI soal kondisi cedera yang dialami Yakob Sayuri. Namun, PSSI tampaknya tetap akan memanggil pemain berusia 25 tahun itu.
Yakob akan menjalani proses pemeriksaan bersama tim medis Timnas Indonesia untuk mengetahui sejauh mana tingkat keparahan cederanya tersebut.
3. Yance Sayuri
Masalah yang dialami Yakob Sayuri ternyata juga menimpa saudara kembarnya, Yance Sayuri. Yang terbaru, Yance mengalami cedera saat memperkuat PSM Makassar melawan PSS Sleman pada laga pekan ke-11.
Dalam duel yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/9/2023) itu, Yance harus mengakhiri laga lebih cepat karena cedera. Dia merasakan rasa sakit pada bagian pahanya, tepatnya memasuki menit ke-66.
Setelah mendapatkan perawatan dari tim medis PSM Makassar, Yance dipastikan tak bisa melanjutkan pertandingan. Kondisi ini cukup gawat bagi Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang
-
Sidang Tahunan MPR 2026: Jadwal Dipadatkan Demi Salat Jumat, Prabowo Pidato Pukul 09.34 WIB
-
Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam
-
Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana
-
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo
-
Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol
-
Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini
-
Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister