Alfeandra Dewangga dilaporkan telah mendapatkan panggilan untuk membela Timnas Indonesia dalam gelaran Asian Games ke-19 Hangzhou, China.
Terkait pemanggilan Alfeandra Dewangga ini disampaikan oleh CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi melalui situs resmi klub tersebut.
Akankah PSIS Semarang akan melepaskan Alfeandra Dewangga untuk bisa bergabung membela Timnas Indonesia di Asian Games Hangzhou, China mendatang?
Menurut laman resmi PSIS Semarang, pemanggilan pemain ini sudah tertera melalui surat resmi PSSI nomor 3611/AGB/554/IX-2023.
Dalam surat tersebut, PSSI meminta Alfeandra Dewangga untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta sebelum berangkat ke China.
Disampaikan kalau PSIS Semarang saat ini belum fix untuk melepaskan pemain mereka. Mengingat pemanggilan yang sebelumnya cukup banyak.
Setidaknya ada tiga pemain dan dua pelatih dari PSIS Semarang yang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia dalam berbagai kesempatan.
Sedangkan untuk Asian Games mendatang, PSIS Semarang kini memilih untuk menunggu lebih dahulu siapa saja yang dipanggil.
"Kami kembali menerima surat untuk pemanggilan Dewangga untuk Asian Games. Pada prinsipnya seperti pemanggilan sebelumnya kami mendukung, namun ini terlalu banyak karena ada empat pemain dan dua pelatih." kata Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Profil dan Biodata Pratama Arhan, Siap Main di Piala Asia U-23
"Maka dari itu, kami saat ini masih menunggu siapa saja pemain PSIS yang fix berangkat ke China." lanjut CEO PSIS Semarang tersebut.
Timnas Indonesia sendiri akan mengawali laga Asian Games sendiri menghadapi Timnas Kyrgyzstan pada Selasa (19/9) mendatang.
Kemudian laga menghadapi Timnas China Taipei atau Taiwan pada Kamis (21/9) dan Timnas Korea Utara pada Minggu (24/9).
Sampai berita ini ditulis, PSIS Semarang masih belum melepas Alfeandra Dewangga membela Timnas Indonesia di Asian Games ke-19 Hangzhou, China.
Klub ini masih menunggu kepastian siapa saja pemain dan pelatih PSIS Semarang yang dipanggil untuk Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan