/
Kamis, 21 September 2023 | 14:36 WIB
Rafael Struick berkostum ADO Den Haag. ([Tangkapan layar akun IG rafaelstruick])

Rafael Struick memang telah menjadi pemain andalan bagi Timnas Indonesia, baik dalam kategori kelompok umur maupun tim senior. Namun, nasibnya berbanding terbalik di level klub.

Pemuda berusia 20 tahun ini merupakan salah satu rekomendasi Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi, dan sejak menjadi warga negara Indonesia (WNI), ia secara rutin bermain untuk Timnas Indonesia.

Rafael Struick telah menjadi bagian penting dari skuad Garuda dalam pertandingan melawan Palestina dan Argentina selama dua laga FIFA Matchday yang berlangsung pada Juni 2023 di Surabaya dan Jakarta.

Terbaru, pemain berdarah Indonesia-Belanda ini menjadi salah satu andalan Shin Tae-yong dalam membawa Timnas Indonesia U-23 mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Asia U-23 2024, prestasi yang belum pernah tercapai sebelumnya.

Namun, kendati penampilannya gemilang bersama Timnas Indonesia, Rafael Struick menghadapi kesulitan dalam mendapatkan waktu bermain di klubnya, ADO Den Haag.

ADO Den Haag merupakan klub kasta kedua Liga Belanda. Pada musim 2023-2024, Rafael Struick tercatat baru tampil dua kali untuk tim senior.

Sebagai informasi, Struick musim ini dipromosikan ke tim senior ADO Den Haag setelah sebelumnya tampil untuk U-17 dan U-21.

Menyitat Transfermarkt, Rafael Struick tampil hanya semenit dalam laga pembuka divisi dua Liga Belanda atau Eerste Divisie 2023-2024 kontra De Graafschap.

Sementara laga keduanya terjadi saat ADO Den Haag menghadapi ROda JC. Dalam laga yang berakhir 0-3 untuk kemenangan lawan, Struick tampil 45 menit.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Latihan, Tubuh Ramadhan Sananta Jadi Korban Jail 'Duo Bocil'

Setelah itu, Rafael Struick tak pernah lagi mendapat kesempatan tampil bersama ADO Den Haag. Dalam empat laga terakhir, dia cuma duduk di bangku cadangan.

Load More