Sebagai salah satu momen paling kontroversial dalam perjalanan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022 (2023), keputusan wasit yang menganulir gol Ramadhan Sananta ke gawang Uzbekistan pada babak 16 besar telah menjadi perbincangan hangat.
Pelatih Timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri, tidak dapat menyembunyikan rasa kebingungannya terhadap keputusan tersebut, yang membuatnya merindukan kehadiran Video Assistant Referee (VAR) dalam turnamen prestisius ini.
Timnas Indonesia bermain dengan semangat tinggi, dan momen krusial datang pada babak kedua perpanjangan waktu.
Ketika tendangan bebas Rizky Ridho mengarah ke arah gawang Uzbekistan dan kemudian disundul oleh Ramadhan Sananta, gawang lawan seolah-olah terbuka lebar.
Stadion dipenuhi dengan sorak sorai para pendukung Timnas yang yakin bahwa gol telah tercipta.
Namun, kegembiraan ini berlangsung sebentar. Keputusan wasit untuk menganulir gol ini mengguncang lapangan, dan pelatih Timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri, terlihat tidak habis pikir.
Dia tidak sendirian dalam perasaannya; Sananta, Rizky Ridho, dan Ramai Rumakiek juga menyampaikan protes mereka atas keputusan kontroversial ini.
Indra Sjafri, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, dengan tegas menyayangkan ketiadaan VAR dalam ajang Asian Games.
VAR telah menjadi teknologi yang sangat penting dalam menghindari kesalahan wasit dan memastikan keputusan yang adil dalam sepak bola modern.
Baca Juga: Profil dan Biodata Mentan Syahrul Yasin Limpo, Rumah Dinasnya Digeledah KPK
"Dan juga sebenarnya tadi sampai sekarang kami tidak tahu kenapa gol [Sananta] dianulir oleh wasit. Apakah memang offside? Tentu event sebesar ini seharusnya ada VAR yang bisa menentukan," kata Indra Sjafri.
Skor akhir pertandingan akhirnya menjadi 2-0 untuk Uzbekistan, dengan gol kedua Uzbekistan dilesakkan oleh Sherzod Esanov pada detik-detik akhir waktu normal babak kedua perpanjangan.
Seandainya gol Sananta disahkan, skor akan menjadi 1-1, dan mungkin saja jalannya pertandingan akan berbeda.
Tiga Kali Terhenti di Babak 16 Besar
Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia U-24 mengakhiri keikutsertaan mereka di Asian Games kali ini dengan pencapaian yang sama seperti dua edisi sebelumnya, yaitu pada tahun 2014 dan 2018, di mana mereka juga terhenti di babak 16 besar.
Meskipun hasil ini mungkin mengecewakan, Timnas Indonesia U-24 telah menunjukkan semangat dan dedikasi yang luar biasa sepanjang turnamen.
Keputusan wasit yang menganulir gol Ramadhan Sananta telah menjadi pusat perhatian dalam perjalanan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022 (2023).
Pelatih Indra Sjafri dan pemain lainnya tidak dapat menahan rasa kebingungan dan kekecewaan mereka terhadap ketiadaan VAR dalam turnamen tersebut. Sementara mereka harus menerima kekalahan mereka dan mengakhiri perjalanan mereka di babak 16 besar, semangat Timnas Indonesia U-24 tetap patut diacungi jempol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar