Brighton & Hove Albion dalam dua musim terakhir dikenal memiliki gaya permainan yang ciamik. Mereka kerap mengalahkan sejumlah raksasa Liga Inggris, mulai dari Manchester United, Liverpool hingga Chelsea.
Namun di Sabtu (30/9/2023) malam WIB kemarin, Brighton & Hove Albion benar-benar tak berdaya. Taring mereka mendadak hilang di Stadion Villa Park, kandang dari Aston Villa.
Pasukan Brighton & Hove Albion luluh lantak diberondong enam gol. Mereka hanya bisa membalas dengan sebiji gol saja, keterlaluan!.
Enam gol Aston Villa yang dicetak melalui hattrick Ollie Watkins (14’, 21’, 65’), gol bunuh diri Pervis Estupinan (26’), Jacob Ramsey (85’), dan Douglaz Luiz (90+7’) yang hanya dibalas dengan satu gol dari Ansu Fati (50’).
Kekalahan 6-1 dari Aston Villa menjadi kekalahan terbesar pertama bagi Roberto De Zerbi, selama dirinya melatih Brighton.
Sebelumnya, kekalahan terbesar De Zerbi selama membesut The Seagulls (julukan Brighton) diderita saat dipermalukan Everton dengan skor 1-5 pada Liga Inggris musim lalu tepatnya Mei 2023.
“Kami memainkan pertandingan yang sangat buruk, tanpa energi mental menurut saya. Tanggung jawab terbesar atas kekalahan ini adalah tanggung jawab saya,” ucap De Zerbi, dilansir dari laman resmi klub, Minggu.
“Di babak kedua kami memulai dengan lebih baik tetapi setelah itu kami kebobolan tiga gol tanpa reaksi, saya tidak menyukainya. Anda harus siap memberikan yang terbaik tetapi kami tidak bisa kehilangan setiap tekel, setiap duel, dan setiap detik bola,” tambahnya.
Pelatih asal Italia itu menjelaskan permainan buruk tim asuhannya adalah karena timnya tidak terbiasa memainkan banyak pertandingan karena pada musim ini memainkan empat kompetisi (Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga, Liga Europa).
Baca Juga: Link Live Streaming Persib Bandung vs Persita Tangerang di BRI Liga 1
“Sangat sulit untuk bermain setiap tiga hari, tapi kami harus beradaptasi,” ujar De Zerbi.
Namun, hal ini, kata De Zerbi, hanyalah sebuah awalan karena ia yakin timnya cepat atau lambat dapat beradaptasi dengan padatnya kompetisi yang diikuti.
Ia optimistis Brighton akan kembali menampilkan permainan terbaik dan hal ini akan ia tunjukkan saat timnya berlaga di Liga Europa melawan Olympique Marseille di Stade Velodrome, Kamis (5/10) pukul 23.45 WIB.
“Kami menderita tetapi hari ini bukanlah Brighton yang sebenarnya. Pada hari Kamis Anda akan melihat Brighton lainnya,” ucap pelatih 44 tahun itu.
“Mereka (timnya) adalah orang-orang hebat dan ada banyak orang hebat di ruang ganti kami. Kami akan bekerja untuk mencapai level yang tepat. Kami mohon maaf kepada para penggemar kami,” lanjutnya.
Berita Terkait
-
Liverpool Dizalimi Wasit, Jurgen Klopp Bawa-bawa Manchester United
-
Pepet Manchester City di Puncak Klasemen Liga Inggris, Mikel Arteta Semringah Arsenal Sikat Bournemouth 4-0
-
3 Bintang Fulham yang Akan Dihadapi Elkan Baggott: Ada Eks Manchester United, Arsenal, dan Chelsea
-
Hasil Liga Inggris: Tottenham Hotspur Raih Kemenangan Dramatis Atas Liverpool dengan Skor 2-1
-
Hasil Liga Inggris: Crystal Palace Bikin Malu Manchester United dengan Kekalahan 1-0, Setan Merah Makin Terperosok
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Cari Tempat WFH Tenang di Palembang? Cafe Danau Jakabaring Ini Sepi, WiFi Kencang
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
3 Mobil Bekas 7 Seater untuk Keluarga yang Nyaman dan Ramah Kantong
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas