Perilisan film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso di Netflix membuat kasus kopi sianida kembali viral. Namun jangan sampai salah membedakan Jessica Kumala Wongso yang mana.
Sama-sama punya nama Jessica Wongso, seorang selebgram menjadi korban salah sangka netizen semenjak viralnya kasus kopi sianida.
Yakni selebgram Jessica Wongso dengan akun Instagram @jessicawongso_ yang mendadak mendapatkan berbagai komentar terkait kasus kopi sianida.
Dari yang salah sangka hingga ada yang bercanda, beberapa komentar dalam postingan di akun Instagram milik selebgram Jessica Wongso mengkaitkan kasus kopi sianida.
Padahal netizen tersebut komentar di postingan selebgram Jessica Wongso, bukan sosok Jessica Kumala Wongso yang dimaksud.
Jessica Kumala Wongso sendiri adalah pelaku pembunuhan Mirna Salihin atau lebih sering disebut kasus kopi sianida.
Yakni kasus pembunuhan berencana yang terjadi pada 2016 silam yang menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai pelakunya.
Jessica Kumala Wongso dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana hingga dijatuhkan vonis pidana selama 20 tahun.
Kasus kopi sianida ini sempat viral jadi perbincangan sepanjang 2016 silam, hingga diangkat jadi film dokumenter oleh Netflix.
Film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso tersebut tayang eksklusif di Netflix mulai 28 September 2023 kemarin.
Sedangkan selebgram Jessica Wongso sendiri terkenal sebagai konten kreator travel dan kecantikan. Berbagai konten jalan-jalan dan kecantikan ia postingakan di Instagram.
Jangan sampai salah membedakan antara selebgram Jessica Wongso dengan Jessica Kumala Wongso yang terkait kasus kopi sianida.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026