Dalam persiapan menjelang pertandingan melawan Brunei Darussalam, ada aspek menarik yang terungkap saat timnas Indonesia sedang berlatih.
Beberapa pemain tampil dengan rompi kuning yang berbeda dari yang dikenakan penggawa lain. Pertanyaannya, apakah ini merupakan indikasi bahwa mereka akan menjadi bagian dari starting XI?
Penggunaan rompi kuning selama sesi latihan Timnas Indonesia tidak selalu dapat diartikan sebagai petunjuk pasti mengenai pemain inti yang akan dimainkan dalam pertandingan.
Keputusan mengenai susunan starting XI biasanya sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk penilaian pelatih terhadap kinerja dan kondisi pemain selama latihan, serta strategi dan taktik yang akan diterapkan dalam pertandingan.
Namun, ada petunjuk yang bisa ditemukan dari kunjungan Ketua PSSI, Erick Thohir, ke sesi latihan Timnas Indonesia dan melalui unggahan di media sosial.
Hal ini menimbulkan spekulasi mengenai siapa yang kemungkinan besar akan memulai pertandingan.
Dalam hal ini, ada lima pemain yang memakai rompi kuning, yaitu Pratama Arhan, Saddil Ramdani, Marc Klok, Dendy Sulistyawan, dan Elkan Baggott.
Dalam sesi latihan yang berlangsung sebelum pertandingan, pelatih biasanya melakukan simulasi taktik dan skema permainan.
Pemain yang berpeluang besar untuk masuk dalam starting XI mungkin akan diberikan tugas khusus atau mengenakan atribut khusus seperti rompi kuning.
Melalui unggahan di media sosial oleh Erick Thohir, terlihat bahwa pemain Timnas Indonesia sedang berlatih terkait situasi bola mati, khususnya dalam eksekusi tendangan sudut. Marc Klok dan Saddil Ramdani terlihat sebagai eksekutor dalam latihan ini.
Sebelumnya, Marc Klok telah sering menjadi eksekutor dalam situasi bola mati selama pertandingan Timnas Indonesia.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, petunjuk ini mungkin menjadi indikasi bahwa kelima pemain tersebut akan memegang peran penting ketika Timnas Indonesia menghadapi Brunei Darussalam dalam pertandingan malam ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Jadwal Imsak Kota Padang Kamis 26 Februari 2026, Boleh Makan Setelah Imsak?
-
Sahabat-AI: Platform AI Lokal Resmi Rilis, Siap Saingi AI Global
-
Raisa Umumkan Konser Spesial Juni 2026, Pra-Registrasi Tiket Sudah Dibuka
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar
-
Jadwal Imsak Kota Malang Kamis 26 Februari 2026, Kapan Batas Akhir Sahur?
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Definisi Sehidup Semaling, Pasangan Ini Tetap Mesra di Kantor Polisi
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara