/
Jum'at, 13 Oktober 2023 | 08:38 WIB
Brunei Darussalam terancam sanksi FIFA. (AFP/TED ALJIBE)

Mario Rivera, pelatih Timnas Brunei Darussalam, telah menunjukkan tekadnya untuk menghindari kembali mengalami kekalahan memalukan saat mereka menghadapi Timnas Indonesia di leg II Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kekalahan telak dengan skor 0-6 yang mereka terima dalam pertemuan sebelumnya di leg I menandai momen yang memalukan bagi Brunei Darussalam, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis, 12 Oktober 2023.

Mario Rivera bersikeras bahwa timnya harus melakukan perubahan signifikan agar dapat bangkit dan memberikan kejutan kepada Timnas Indonesia di pertemuan mendatang. 

Hasil ini tentu saja mengejutkan, dan Brunei berusaha keras untuk tidak mengulanginya di leg II yang akan digelar pada Selasa, 17 Oktober 2023.

"Tentu saja kami akan coba memenangi laga. Cara kami melakukannya akan menganalisa banyak hal. Ada banyak waktu bagi kami untuk mengevaluasi diri," kata Mario Rivera.

Mario mengungkapkan niatnya untuk mengambil pelajaran berharga dari pertemuan pertama mereka melawan Timnas Indonesia.

Menurutnya, ini adalah langkah penting dalam persiapan untuk pertemuan selanjutnya. Dengan analisis mendalam tentang pertandingan sebelumnya, timnya akan berfokus pada perbaikan yang diperlukan.

Selain itu, Rivera juga menegaskan bahwa Brunei Darussalam akan mempelajari gaya permainan Timnas Indonesia dalam proses persiapan mereka.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang taktik dan pola permainan lawan, ia berharap dapat mengembangkan strategi yang lebih baik untuk pertemuan berikutnya.

Baca Juga: Beda Biaya Hidup Mahasiswa Rantau dengan Mahasiswa Asli Jogja, Ternyata Selisihnya Lumayan Gede

Load More