/
Rabu, 18 Oktober 2023 | 07:28 WIB
Pemain Timnas Indonesia - Ramadhan Sananta (PSSI)

Pada leg kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia yang ditangani oleh pelatih Shin Tae-yong berhasil meraih kemenangan gemilang 6-0 atas Brunei Darussalam. Keberhasilan ini menarik perhatian media asal Vietnam, The Thao 247, yang mempertanyakan pilihan strategi pelatih Indonesia tersebut.

Meski telah unggul 6-0 dalam leg pertama, Shin Tae-yong memilih untuk menurunkan kekuatan terbaiknya dalam pertandingan leg kedua. Hal ini memicu keraguan dan kebingungan di kalangan pengamat sepakbola. Menurut The Thao 247, keputusan ini cukup aneh mengingat Indonesia sudah memiliki keunggulan yang sangat nyaman.

"Sempat menang 6-0 di leg pertama, Indonesia memasuki leg kedua babak 1 Kualifikasi Asia Piala Dunia 2026 melawan Brunei dengan mentalitas yang sangat nyaman. Meski demikian, pelatih Shin Tae-yong tetap memutuskan menurunkan tim terkuat meski hampir dipastikan meraih tiket ke babak selanjutnya."

Meskipun Indonesia memasuki pertandingan leg kedua dengan keunggulan signifikan, Brunei hanya mampu bertahan hingga menit keenam. 

Tim tuan rumah segera kebobolan setelah gelandang Hokky Caraka mencetak gol dari umpan silang Gelandang naturalisasi kelahiran Belanda Sandy Walsh.

Brunei, meskipun berjuang keras, tidak mampu menyaingi kekuatan Timnas Indonesia.

Hasil agregat akhirnya menunjukkan bahwa Timnas Indonesia dengan mudah lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan skor agregat 12-0 atas Brunei. 

Leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 12 Oktober 2023, berakhir dengan skor 6-0 untuk kemenangan Garuda. Sedangkan leg kedua yang digelar di Stadion Hassanal Boiklah, Bandar Seri Begawan, pada Selasa, 17 Oktober 2023, juga berakhir dengan skor yang sama, yaitu 6-0. Dengan demikian, Timnas Indonesia dengan mantap melangkah ke babak selanjutnya.

Timnas Indonesia kembali menang 6-0 atas Brunei Darussalam pada pertandingan leg kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia fase pertama yang dimainkan di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Selasa.

Baca Juga: Kisah Seorang Wanita Punya Dua Vagina dan Dua Rahim, Hasilkan Belasan Miliar di OnlyFans

Kemenangan itu sekaligus memastikan Indonesia melaju ke fase kedua kualifikasi zona Asia. Pada fase itu, Indonesia menghuni Grup F bersama Irak, Vietnam,

Pada pertandingan leg pertama yang dimainkan di Jakarta pekan lalu, timnas Indonesia juga menang dengan skor setengah lusin gol tanpa balas.

Penyerang PSS Sleman Hokky Caraka menyumbang dua gol yakni pada menit keenam dan 44, sedangkan satu gol lagi ditorehkan Egy Maulana Vikri pada menit ke-42, demikian dipantau melalui siaran langsung di Jakarta,

Pada babak kedua, Indonesia kembali menambah koleksi golnya sebanyak tiga gol, berkat gol penalti Witan Sulaeman pada menit ke-46, gol Rizky Ridho pada menit ke-63, dan gol pemain pengganti Ramadhan Sananta pada menit ke-81.

Pasukan Shin Tae-yong menggebrak sejak awal, melalui tembakan Sandy Walsh yang melebar.

Memasuki menit keenam, Hokky memecah kebuntuan. Diawali umpan tarik Sandy dari sisi kanan, Hokky yang tidak dikawal pemain-pemain Brunei dengan mudah menyambar bola untuk membobol gawang tuan rumah.

Keunggulan satu gol membuat kepercayaan diri para pemain Indonesia meningkat. Dua peluang mereka dapatkan dari sepakan Witan Sulaeman yang melambung di atas mistar gawang Brunei, serta sundulan Fachrudin yang hanya mengenai sisi samping jaring gawang Haimie Nyaring.

Brunei yang kesulitan keluar dari tekanan Indonesia hanya mampu memberi ancaman serius melalui sepakan Hendra Azam pada menit ke-23.

Setelah satu-satunya peluang Brunei tersebut, kendali permainan kembali menjadi milik Indonesia. Peluang demi peluang mereka dapatkan dari tembakan Dendy Sulistyawan, serta dua tembakan Shayne Pattynama.

Menjelang turun minum, Indonesia akhirnya berhasil menambah pundi-pundi gol. Egy menggandakan keunggulan Indonesia yang diawali umpan panjang Rizky Ridho, untuk diteruskan sundulan Hokky, bola kemudian dengan mudah disambar Egy membobol gawang tuan rumah.

Hokky lantas mengukir gol keduanya, kali ini dengan memanfaatkan umpan tarik Witan untuk membuat babak pertama ditutup dengan keunggulan tiga gol atas Brunei.

Saat babak kedua baru dimulai, Witan dilanggar pemain lawan di kotak terlarang untuk membuat Brunei dihukum penalti oleh wasit. Witan sendiri yang bertindak sebagai algojo, dan eksekusinya gagal dihentikan kiper lawan.

Dendy Sulistyawan memiliki peluang untuk mencatatkan namanya di papan skor saat tembakannya dapat ditepis kiper Brunei, bola pantul lantas gagal dimaksimalkan oleh Hokky.

Gol kelima Indonesia justru hadir dari bek Rizky Ridho. Bola kiriman Asnawi Mangkualam gagal disambar pemain yang berada di mulut gawang Brunei, namun Rizky sigap melepaskan sepakan voli untuk memperbesar keunggulan tim Garuda.

Ramadhan Sananta sempat membuang peluang bagus saat sundulannya melambung ke atas mistar gawang Brunei. Namun ia mampu menebusnya saat mendapat peluang di situasi satu lawan satu, untuk mencungkil bola dan masuk ke gawang Brunei.

Load More