Media Vietnam, Soha.vn, mengakui bahwa penurunan karier Evan Dimas Darmono dapat ditelusuri hingga tekel keras yang diterimanya dari pemain Vietnam, Doan van Hau, pada 2019.
Soha.vn menyoroti situasi Evan Dimas, yang mulai jarang mendapatkan tempat di skuad utama Arema FC, meskipun sebelumnya ia adalah bintang Timnas Indonesia, terutama di level U-19.
Kabar mengenai kemungkinan pensiun dini Evan Dimas setelah musim Liga 1 2023-2024 telah menjadi perbincangan di Indonesia.
Komentator sepak bola Indonesia, Labieb Sadat, juga telah menyebut bahwa Evan Dimas mungkin akan pensiun, dan kabar ini telah menjadi sorotan.
"Banyak penggemar di negara itu mengatakan bintang yang akan pensiun adalah Evan Dimas, salah satu nama besar di tim nasional," tulis Soha.vn dikutip pada Senin (23/10/2023).
Tidak hanya itu, Soha.vn juga mengakui bahwa permainan kasar Doan van Hau, bek Timnas Vietnam, telah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan performa Evan Dimas.
Evan Dimas pernah mengalami cedera parah setelah menerima tekel keras dari Doan van Hau pada final SEA Games 2019.
"Di masa lalu, Evan mengalami cedera parah pada final SEA Games 2019 setelah tekel dari Doan. Performanya tidak bisa kembali setelah cedera itu dan perlahan meredup," tulis SOha.
"Penggemar di Indonesia percaya cedera yang diderita akibat tekel Doan Van Hau memiliki dampak jangka panjang terhadap Evan Dimas, sehingga memaksanya untuk berpikir soal pensiun dini."
Baca Juga: 3 Fakta Persija Dihajar RANS: Thomas Doll Ngambek ke Wasit
Menurut Transfermarkt, Evan Dimas baru tampil enam kali untuk Arema FC musim ini, dan dalam lima penampilan, dia hanya turun sebagai pemain pengganti.
Total waktu bermain Evan Dimas hanya mencapai 206 menit tanpa mencetak gol atau memberikan assist di Liga 1 2023-2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim