SUARA DENPASAR - Era disrupsi digital ekonomi yang makin masif saat masa pandemi. Ini membuka mata banyak pihak untuk mendorong akselerasi Transformasi Digital di Indonesia. Sebab, makin banyak pelaku usaha atau masyarakat yang sadar bahwa tiada bisnis yang sukses tanpa teknologi digital.
Momentum emas ini harusnya dimanfaatkan pemerintah untuk menggandeng pihak swasta. Baik dari dalam maupun luar negeri. Sebab, dibutuhkan infrastruktur yang massif untuk mempercepat transformasi ini. Di sisi lain, pemerintah lewat APBN tak akan mampu menalangi semua cost yang dibutuhkan.
"Pemerintah harus mengajak sektor swasta. Jadi butuh kolaborasi untuk mengakselerasi momentum ini,” kata Dr Esther Sri Astuti, Direktur Program Indef kepada awak media, Rabu (24/8/2022).
“Apalagi kalau diberi insentif, lebih semangat lagi. Karena ini era disrupsi, jadi digital ekonomi sudah massif di dunia global," imbuhnya.
Tambah dia, perusahaan teknologi informasi juga paham dengan hal ini. Bahkan mulai banyak perusahaan yang merger seperti Indosat dan Tri yang membentuk PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).
Tambah Head of Research Praus Capital Alfred Nainggolan, sejatinya Kementerian Kominfo telah memiliki Roadmap Indonesia Digital 2021-2024 atau Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024. Jadi saat ini tinggal adanya sinergi pemerintah dengan investor swasta.
"Merger PT Indosat dan PT Hutchison Tri Indonesia (3) menjadi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang efektif berlaku pada 4 Januari 2022 dinilai menjadi momentum operator telekomunikasi di Tanah Air agar lebih efisien dalam membangun insfrastruktur untuk mempercepat agenda transformasi digital Indonesia,” paparnya.
Ini juga menjadi trigger atau pemicu industri telekomunikasi di tanah air untuk mempersiapkan diri menyongsong era 5G. Selain mereka akan bekerja lebih efisien. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting