SUARA DENPASAR - Sebuah video seorang sopir bus Transjakarta dipukul viral di media sosial twitter. Pemukulan itu diawali dengan adu mulut antara sopir bus dengan seorang pengendara mobil pribadi.
Video yang viral itu dibagikan oleh pemilik akun twitter @ganarmdhn. Dia menyertakan sebuah video dan menandai akun twitter Gubernur DKI Jakarta, Anies aswedan.
"Ditunggu video nangis dengan muka melasnya meminta maaf, Mas. @aniesbaswedan @PT_Transjakarta," tulisnya.
Video tersebut diunggah warganet dengan keterangan bahwa pemilik mobil yang menyenggol busway.
Pengunggah saat itu mengaku sedang duduk di bagian depan. Menurutnya, pengemudi mobil mengira bahwa sopir busway hendak menyerempet mobilnya.
"Padahal dia yang nyengol, dia juga yang jalannya ke minggiran, padahal nih busway kan gede," tulisnya.
Dia keudian merekam kejadian itu dengan harapan viral di media sosial. "Karena nggak ada otak wkwk. Sumpah sih nggak ada otaknya, gimana nggak songong tuh orang langsung keplak kepala aje," sambungya.
Dalam video berdurasi 18 detik itu, pengendara mobil dengan plat F menghampiri bus transjakarta. Kemudian terjadi adu mulut dan diakhiri pemukulan kapada sopir bus.
"Harusnya lu mikir pakai otak lu," kata lelaki yang memukul tersebut yang kemudian kembali ke mobilnya.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 27 Agustus 2022: Scorpio, Capricorn, Sagitarius dan Aquarius
Video tersebut kini hampir ditonton 928 ribu kali dan banyak mendapat tanggapan warganet. Banyak yang mengatakan dalam waktu dekat pria dalam video tersebut akan meminta maaf.
Sejumlah warganet lainnya menuntut kepolisian mengusut kasus ini.
"Ayo pak polisi sikat itu enteng banget tangannya," tulis akun @end****.
"POLISIKAN! Kalo udah minta maaf dipermalukan !!!" geram akun @bbr****.
"F 1604 RA ... Cyduk," kata akun @you***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Malang Rabu 25 Februari, Lengkap dengan Penjelasan Makan Setelah Imsak
-
Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar Sebelum Kuota Habis
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Rabu 25 Februari 2026, Jangan Telat Bangun Sahur!
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan