SUARA DENPASAR – Masyarakat Hindu di Bali merayakan Tumpek Kandang atau Tumpek Uye setiap enam bulan sekali (210 hari) pada Sabtu Kliwon Wuku Uye menurut perhitungan kalender Bali, yang kali ini jatuh pada Sabtu, 27 Agustus 2022. Ada sebagian orang yang mengira Tumpek Kandang atau Tumpek Uye untuk memuja binatang atau hewan. Padahal, bukan itu maknanya.
Ada berbagai usaha atau media untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam agama Hindu. Salah satunya melalui pelaksanaan hari-hari raya keagamaan.
Tumpek Kandang atau Tumpek Uye salah satu hari raya Hindu yang dikenal di Bali. Hari raya ini bertujuan untuk memuja keagungan Tuhan Yang Maha Esa melalui pemeliharaan atas ciptaan-Nya berupa binatang ternak atau peliharaan.
Dalam Tumpek Kandang atau Tumpek Uye, umat Hindu di Bali menggelar upacara memuja keagungan Tuhan Yang Maha Esa sebagai Siva atau Pasupati, yang memelihara semua makhluk di alam semesta ini. Pemujaan kepada Tuhan yang tunggal ini diwujudkan dengan memberikan upacara selamatan kepada semua bintang, khususnya binatang ternak atau peliharaan.
Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda mengatakan, Tumpek Uye adalah pernyataan rasa syukur manusia, umat Hindu, kepada Tuhan karena diberi kemudahan dalam memelihara binatang atau hewan peliharaan. Karena itu juga Tumpek Uye disebut pula dengan Tumpek Kandang, karena hanya binatang atau hewan yang bisa dikandangkan.
Tumpek Uye atau Tumpek Kandang, salah satu dari enam tumpek yang dikenal di Bali, adalah perwujudan dari Tri Hita Karana. Keharmonisan antarmanusia, manusia dengan Tuhan, dan manusia dengan alam semesta.
“Ini adalah harmonasi kita kepada makhluk hidup lain, yaitu binatang peliharaan,” kata kata Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda dalam channel Youtube Mpu Jaya Prema berjudul Hidup Harmoni Lewat Rahinan Tumpek.
Mpu Jaya Prema yang nama walakanya I Putu Setia, ini juga menegaskan bahwa Tumpek Uye atau Tumpek Kandang bukan berarti memuja binatang atau hewan. Dia juga menyebut doa sehari-hari umat Hindu dalam puja Tri Sandhya yang berbunyi sarvaprani hitankarah (hendaknya semua makhluk hidup berbahagia).
“Kita bukan menyembah hewan, tapi mengasihi Tuhan agar melahirkan harmoni kepada semua makhluk,” jelasnya.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 28 Agustus 2022 untuk Leo, Virgo, Libra, dan Scorpio
Begitu juga dengan Lontar Sundarigama yang memberi petunjuk tentang hari-hari raya Hindu di Indonesia menyatakan: Hari Tumpek Kandang adalah upacara selamatan untuk binatang-binatang, binatang yang disemblih dan binatang piaraan, hakekatnya adalah untuk memuja Tuhan Yang Mahaesa, Siwa yang disebut Rare Angon, penggembala makhluk. Berdasarkan kutipan tersebut, tegas bahwa yang dipuja adalah Tuhan Yang Maha Esa, bukan memuja binatang. (*)
Sumber: www.hindu-dharma.org/ Youtube Mpu Jaya Prema
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
Terkini
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
-
Sinopsis Viral Hit, Drama Action Jepang Terbaru Oji Suzuka di Netflix
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
-
Profil Timnas RD Kongo: Macan Tutul yang Lolos Dramatis ke Piala Dunia Usai Penantian Panjang
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Perempuan yang Selalu Meminta Diantarkan Pulang
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
PLN Siapkan SPKLU Baru Hingga ke Kulon Progo, Pemilik Mobil Listrik di Jogja Makin Dimanjakan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Mei 2026: Kualitas Bintang Lima untuk Anak Muda Kalcer