Suara Denpasar - Sindiran pedas disampaikan Andi Mallarangeng. Jubir dan sekaligus Menteri Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Indonesia Bersatu II di era-SBY itu merasa heran dengan polah para elite PDI Perjuangan.
Mengingat, partai pemenang pemilu itu belum juga menyuarakan sikap terkait rencana Presiden Jokowi menaikan harga BBM.
Padahal saat era SBY, PDIP bersuara lantang lewat Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani. Bahkan, diwarnai tangis kedua tokoh tersebut yang mengaku sedih BBM naik saat era SBY.
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng itu juga teringat aksi Megawati dan PDIP pada 2008 silam. Lewat akun Instagram pribadinya, berikut tulisan lengkap Andi Mallarangeng.
"Menjelang kenaikan harga BBM bulan Mei tahun 2008, Megawati Soekarnoputri, Ketum PDIP, menangis sesenggukan di Makassar.
Dalam pidatonya ia terang-terangan menyindir kenaikan harga BBM dengan membacakan lirik lagu Iwan Fals. "BBM naik tinggi susu tak terbeli, orang pintar tarik subsidi, anak kami kurang gizi," baca Mega mengutip lagu yang tenar di era 80-an yang berjudul Galang Rambu Anarki itu.
Bahkan ada pula anggota PDIP yang menggerakkan demo ke depan istana memprotes kenaikan harga BBM, atas nama rakyat.
Sekarang, menjelang kenaikan harga BBM, saya juga ingin mengutip lagu The Hutauruk Sisters: "Mana suaramu lagi? Mana tanyamu lagi?", demikian tulis pria berkumis macho itu di laman Instagram pribadinya seperti dikutip Suara Denpasar, Rabu 31 Agustus 2022.
Postingan itu juga banyak di reposting warganet. Banyak diantara mereka mengungkapkan isi hatinya terkait kondisi negeri ini.
Jelang kenaikan harga BBM, harga-harga lebih dulu melambung tinggi. "Iyo bener banget kangen yg kmrin nagis sama rakyat pas BBM naik jaman Pak SBY," tulis akun @vitasari121288. "Menunggu drama menangis," sambung akun @toniaeinjanin. "Katanya Pak Jokowi adalah petugas partai, karena itu mestinya wajib menjalankan garis partai," sentil Andi Mallarangeng.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri