Suara Denpasar - Polri telah merilis jadwal sidang etik terhadap anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus menghalang-halangi kepolisian dalam menyidik kasus kematian Brigadir Joshua atau Brigadir J.
Jadwal sidang sudah dirilis usai Komisi Etik akan menuntaskan sidang terhadap tujuh periwra menengah dan tinggi dalam sepekan kedepan.
Sebelumnya sudah mulai digelar sidang etik untuk tiga anggota kepolisian oleh Komisi Etik.
Dari sidang tersebut sudah ada tiga anggota Polri yang dinyatakan bersalah dan dipecat atau diberhentikan dengan tidak hormat.
Tiga anggota itu adalah Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, serta otak pelaku pembunuhan Brigadir J yakni Irjen Ferdy Sambo.
Sedangkan untuk empat anggota lainnya kini sedang menunggu sidang etik untuk diputuskan sanksinya.
Khusus untuk 4 anggota Polri, jadwal sidang sudah direncanakan akan digelar mulai awal pekan depan.
Empat anggota ini adalah Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Kombes Pol Agus Nurpatria, AKBP Arif Raman Arifin, dan AKP Irfan Widyanto.
Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan setelah Ferdy Sambo dan Chuk Putranto, Kompol Baiquni juga sudah disidang etik di Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia.
"Setelah itu sidang kode etik digelar secara marathon hari Senin, Selasa, Rabu mendatang," jelasnya dari laman resmi Polri. ***
Berita Terkait
-
Sosok yang Rusak Ponsel dan Tambah BB di TKP Terungkap, Sempat Sulitkan Timsus Ungkap Kasus Ferdy Sambo
-
Ini Alasan 2 Anak Buah Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto dan Kompol Baiquni Wibowo Dipecat
-
Sosok Brigjen Hendra Kurniawan, Tersangka Kasus Sambo yang Pernah Jadi Korban Hoax sebagai Anak Presiden China
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target