Suara Denpasar - Banyak komedian di Tanah Air yang mati muda atau di bawah 50 tahun. Sebut saja nama Sapri, yang meninggal akibat penyakit diabetes.
Lain lagi dengan Olga Syahputra yang meninggal akibat penyakit maningitis. Kepergian komedian kawakan Tanah Air di usia yang relatif muda itu tentu menyisakan kesedihan bagi fans mereka.
Penghibur saat kondisi sedang gundah nan galau pergi untuk selamanya. Lantas banyak di antara masyarakat maupun warganet yang bertanya-tanya mengapa banyak komedian yang meninggal di usia muda.
Ternyata kasus komedian atau pelawak yang mati muda tidak hanya terjadi di Indonesia. Tapi, juga di belahan dunia lain.
Ingat saja kematian komedian Robin William. Bahkan fenomena ini menarik perhatian banyak peneliti untuk melakukan riset guna mengetahui korelasi pekerjaan dan kasus mati muda.
Ilmuwan asal Australia Professor Simon Stewart dari Universitas Mary MacKillop akhirnya melakukan riset. Diketahui pelawak yang paling lucu dengan audience besar akan semakin cepat mati di banding dengan pelawak standar.
"Pelawak yang lucumemiliki kemampuan komedi tinggi, tapi secara pribadi. Tidak sedikit yang menderita depresi atau penyakit mental lain yang akhirnya mengganggu kesehatan tubuh mereka," paparnya.
Lain lagi dengan penelitian Dokter Gil Greengross dari Meksiko. Psikolog dan antropolog ini mengatakan tekanan besar dihadapi pelawak karena selalu berusaha untuk membuat orang atau penonton tertawa.
Jadi, secara psikologi tekanan mental berat selalu mengiringi rutinitas pekerjaan mereka.
Guna mengurangi tekanan pekerjaan dan psikogi untuk membuat penonton tertawa.
Baca Juga: Taylor Swift August | Lirik Lagu
Tak jarang, pola hidup tak sehat dipilih para komedian. Dari makan sembarangan yang membuat obesitas, merokok, maupun minuman keras. Jadi, kalangan pelawak akan sangat rentan terserang penyakit jantung. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Macet One Way Bikin Stres? Aksi Spontan Aiptu Didik Joget Bareng Pengamen Bikin Pemudik Terhibur
-
Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun
-
Tinggalkan Jellyfish, Kim Sejeong Resmi Gabung Agensi Aktor Lee Byung Hun
-
Niat Kejar Bola ke Tengah Laut, Pemuda Asal Tapos Depok Hilang di Pulo Manuk Banten
-
Dari Jalanan ke Galeri: Pameran Street Art Tidak Ada Makan Siang Hari Ini di EDSU House
-
ASN Bakal Kerja dari Rumah, Benarkah Bakal Menghemat BBM?
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
Ngeri! Uang Kurang Beli Miras, Pemuda Warudoyong Tewas Dikeroyok dengan Usus Terburai
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran
-
Waspada! BMKG Beri Lampu Kuning Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat hingga Maluku Hari Ini