/
Kamis, 08 September 2022 | 11:55 WIB
Pengacara Kondang Hot Paris Hutapea (Instagram @hotmanparisofficial)

Suara Denpasar - "Bapak Kapolda Medan, tolong kasus ini. Sampai hari ini belum ada tersangka, yang dibikin terlapor hanya pegawai tata usaha dan tukang sapu, sedangkan pimpinan sekolah dan kepala sekolah belum disentuh,” kata Hotman Paris dikutip denpasar.suara dari akun Instagram @hotmanparisofficial, Kamis (8/9/2022).

Wajar Hotman Paris berang, sebab kasus ini sudah dilaporkan ke Mapolresta Medan dengan nomor LP 1769 tanggal 10 September 2021. Tapi, aksi bejad para pelaku masih aman-aman saja dan tidak tersentuh aparat.

"Inilah anak kecil cewek umur 10 tahun yang diduga diperkosa oleh berbagai orang. Oleh oknum pimpinan sekolah, pimpinan administrasi, bahkan tukang sapu dari sekolah tersebut ikut diduga memerkosa anak kecil ini dan ibunya datang dari Medan, peristiwanya di Medan,” imbuh dia.

Hotman Paris mengatakan, ibu korban yangnberinsial I memang mengadu kepada dirinya. Cerita sang ibu, anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) telah menjadi korban perkosaan dan berharap kasus ini segera ditangani aparat.

Papar sang ibu, kasus pemerkosaan ini berawal dari sang anak diberi sebuk putih oleh tukang sapu. Kemudian mulut korban dilakban, kaki diikat, dan digendong ke gudang. Di sana korban diperkosa oleh tukang sapu, kepala sekolah, dan guru secara bergiliran.

“Bang Hotman.. minta tolong tampilkan wajah para pelaku .. dan titip pesan pada para napi di semua LP dan Rutan agar para pelaku ini diberi salam hangat .. diberi pendidikan agar anak anak jangan lagi diganggu," sambung Warganet yang geram atas aksi bejat para pelaku yang mencoreng dunia pendidikan itu. ***

Load More