Suara Denpasar - Persoalan sepele terkadang membuat tenaga kerja wanita (TKW) di Indonesia tidak betah bekerja.
Kali ini seorang TKW mengaku jengkel dengan ulah keluarga majikannya karena tidak menyiapkan sayur untuk makanya.
Khususnya pada hari Sabtu, ketika sang majikan dan keluarga tak ada di rumah. Bahkan, gara-gara persoalan sayur yang tidak tersedia ini, TKW itu berniat untuk putus kontrak bekerja dan berganti dengan majikan yang baru.
"Mau ganti majikan, lima bulan kontrak dan sekarang setahun jalan. (Tapi) Mau mengundurkan diri karena tidak sesuai dengan job kontrak," paparnya di awal pembicaraan dalam channel YouTube Yuni TKW Hongkong@Curhatan BMI. "Di job aku jaga nenek, tapi nggak cerita mpoknya datang pulang makan bersama tiga anaknya setiap hari," jelasnya.
Padahal, aku dia, pekerjaan utamanya sudah membuat dirinya super sibuk. Dari mengurus kakek nenek jompo. Di mana salah satunya mengalami stroke separo. Jadi, harus dituntun dalam segala aktivitas dari ke kamar mandi sampai dengan olah raga.
Belum lagi bersih-bersih rumah dan mempersiapkan segala kebutuhan majikan termasuk juga merebus ramuan obat untuk kedua orang tua majikannya.
Terkait tambahan tugas menerima kunjungan si mpok bersama tiga orang anaknya yang saban hari makan di sana.
TKW itu sudah mengadu ke agen. Tapi, agen tidak bisa memutuskan karena saat wawancara semua pihak sudah hadir termasuk TKW tersebut.
Selain soal mpok dan tiga anaknya yang numpang makan. TKW ini juga punya keluhan soal makanan di kediaman majikannya. Yakni hanya disediakan mie setiap hari.
Baca Juga: Selain Lelaki Handsome, Ada Bakso, Mengerti Bahasa Sunda: Alasan TKW Betah di Arab Saudi
Jadi, dia yang mengaku suka makan sayur hijau itu tidak berselera. Bahkan sampai jatuh sakit. Sebab, tidak ada tenaga karena hanya makan mie.
Kondisi ini juga pernah diungkapkan ke agen dan dijawab agen bahwa ini persoalan sepele yang sebenarnya bisa diselesaikan oleh TKW itu sendiri.
Menangani curhatan TKW satu ini. Yuni, staf salah satu agen menjelaskan dirinya tidak bisa menelepon langsung majikan yang bersangkutan karena bukan dari agensi yang dia kelola.
Dia juga menggarisbawahi bahwa tidak sepatutnya agen disalhkan dan dituding berbohong. Mengingat, dalam interview juga melibatkan TKW bersangkutan secara langsung.
"Agen tidak pernah tahu apa yang ada dan terjadi rumah majikan," jawabnya. Dan soal niatan TKW itu untuk break bekerja. Yuni mengingatkan bahwa ada baiknya TKW itu mempersiapkan diri dengan baik.
Mengingat, jika melaporkan soal makanan di kediaman majikan. Maka akan ada dua resikonya. Yakni majikan akan bertambah baik atau malah keluar pemecatan (interminit).
Jika di interminit apapun alasannya kamu baru pulang ke Indonesia. Apakah kamu siap?," tanya dia lagi. Jika masih membutuhkan uang dan tetap ingin bekerja.
Saran Yuni, TKW itu dengan persoalan yang terbilang sepele ini. Sebaiknya menyiapkan budget sendiri untuk membeli sayur hijau.
Apalagi, itu hanya untuk hari Sabtu saat keluarga majikannya tak ada di rumah. "Sayang kalau gara-gara sayur hijau keluar dari pekerjaan yang sudah jalan setahun. Kalau saya sendiri akan membeli dan menyiapkan uang untuk makanan yang saya sukai," pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian