Suara Denpasar - Nilai kontrak perbaikan tiga jembatan di Gatot Subroto Timur, Denpasar, mencapai Rp 109 miliar.
Tapi, jumlah itu masih dirasa kurang seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kontraktor proyek yakni PT Berantas Abipraya dikabarkan meminta nego ulang.
Namun, keputusannya tetap tergantung dari pemerintah pusat dalam hal ini Direktorat Jembatan.
Perihal adanya permintaan kontraktor soal nego ulang nilai kontrak itu dibenarkan Mohamad Solthon, PPK BBPJN Jatim-Bali.
"Kita terganggu dengan kenaikan BBM Beberapa nego ulang, PT Berantas beberapa Minggu mandek untuk nego ulang dengan kenaikan BBM. Beberapa solusi dari pemerintah ada eskalasi dari pemerintah masih wacana," paparnya, Sabtu 24 September 2022 kepada denpasar.suara.com.
Begitu juga dengan pengerjaan proyek jembatan khususnya yang melintang di Sungai Ayung. Selain sempat ada kendala karena jembatan yang masih pengerjaan itu jebol.
Adalagi tambahan pengerjaan berupa senderan sungai dan pura untuk mengantisipasi atau protek rumah penduduk ketika adanya aliran air deras.
Mengingat di jalur itu ketika hujan deras di atas atau wilayah lain. Bukan hanya volume air yang meningkat, tapi juga membawa beragam material seperti kayu dan sebagainya.
"Ada di temen-temen kontraktor ada meminta penambahan waktu. Ada lingkup pekerjaan baru. Kita coba dan mengkaji bersama," jelas dia.
Baca Juga: Sanksi Tak Biasa untuk Anak Buah Ferdy Sambo, Sekolah Lagi hingga 'Dibuang' ke Pelayanan Markas
Sedangkan di dua proyek jembatan yang lain berjalan dengan aman dan sesuai skedule.
Bahkan girder sudah terpasang dan tinggal pengecoran lantai jembatan dengan progres sudah mencapai 70 persen.
"Progres ada minus. Di Minggu ini minus tujuh, Minggu lalu sembilan," aku dia. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Wudu tanpa Berkumur saat Puasa, Sah atau Tidak? Ternyata Begini Hukumnya
-
Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram
-
5 Rekomendasi Brand Baju Koko Terbaik untuk Lebaran 2026, Produk Lokal Harga Terjangkau
-
Petani Terancam, Wacana Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Bisa Ganggu Serapan Hasil Panen
-
Jelang Akad Nikah, Pihak KUA Bocorkan Mahar Virgoun untuk Lindi Fitriyana
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Bek FC Emmen Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi untuk FIFA Series 2026
-
Menanti Sihir John Herdman, Timnas Indonesia Hadapi 3 Tim dengan Karakter Berbeda di FIFA Series
-
Giliran 3 ASN Pemprov Riau Diperiksa di Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA