Suara Denpasar - Nikey Sutando (19) siswa SMAN 1 Cibatu, Purwakarta yang dikenal sebagai penarik gerobak rongsokan akhirnya bahagia setelah bertemu dengan ibu kandungnya, Tri Lestari di Desa Kemasan, Kecamatan Sawit, Boyolali.
Tak hanya itu, kebahagiannya makin bertambah setelah mengetahui mempunyai seorang adik perempuan.
Kabar gembira itu juga disampaikan Dedi Mulyadi atau Kang Dedi ke ayah Nikey di Purwakarta. "Hari ini saya ke rumah Nikey nemeni bapaknya.
Nikey kan di rumah ibunya di Boyolali," kata Kang Dedi mengawali video "Kang Dedi Minta Ayahnya Nikey Akui Keberadaan Anak Perempuan Yang Kini Remaja" seperti dilihat denpasar.suara.com dalam kanal YouTube @Kang Dedi Mulyadi, Sabtu (1/10/2022).
Tiba di rumah Nikey, Kang Dedi langsung tengak-tengok mengecek perbaikan rumah yang hampir rampung tersebut.
Ayah Nikey, yakni Sutandi terlihat menemani. Sambil duduk lesehan, anggota DPR RI itu mengabarkan bahwa tugasnya mempertemukan Nikey dengan ibu kandungnya setelah berpisah selama 15,5 tahun berjalan lancar. Nikey terlihat bahagia.
Dia juga menjelaskan bahwa pihak ibu kandung Nikey membantah tudingan selingkuh yang dialamatkan kepadanya sebagai penyebab perceraian tersebut.
Yang ada, ibu kandung Nikey tidak cocok dengan ibu mertuanya atau ibu dari Sutandi. Hal itu juga dibenarkan oleh Sutandi dan beberapa warga.
Terakhir, mantan Bupati Purwakarta dua periode itu juga berharap Sutandi mengakui putrinya yang kini sudah mulai beranjak dewasa.
Baca Juga: WADUH! Najwa Shihab Bikin Blunder, Nikita Mirzani Ngakak, Kapolri Dapat Pesan Ini
Mengingat, saat perpisahan tersebut, sang istri sudah hamil dua bulan.
Menanggapi hal tersebut, awalnya Sutandi Keukeh bahwa Putri yang beranjak dewasa itu bukan anaknya.
Namun, dijelaskan oleh Kang Dedi, banyak kemiripan wajah Putri itu dengan Nikey serta Sutandi. "Kata ibunya itu anak bapak, karena hamilnya masih nikah dengan bapak," demikian ungkap Kang Dedi.
Sutandi awalnya enggan mengakui bahkan menantang tes DNA. Mengingat, dia masih terbayang mantan istrinya itu kabarnya berselingkuh dengan pria lain.
Demikian, dia akhirnya luluh setelah mendengar nasehat Kang Dedi. "Maksud saya anak itu tidak punya dosa. Sekarang sudah beranjak dewasa," pungkas Kang Dedi. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata