Suara Denpasar - Dedi Mulyadi dalam setiap video yang dibagikan dalam kanal YouTube selalu berisi petuah-petuah bijak dan penyemangat hidup disertai joke-joke segar. Begitu halnya ketika dia bertemu dengan tiga sekawan tuna wicara.
Dua di antaranya sudah menikah dan bekerja sebagai pencuci motor guna memberi nafkah keluarga kecilnya. Salah satunya adalah Bayu Nur Farid, 24, asal Plered.
"Kamu hebat sudah kawin, di banding dia belum kawin-kawin, rugi!" tunjuk Kang Dedi, panggilan akrab Dedi Mulyadi ke arah Kameramen.
"Mantaf ya, luar biasa. Badanya boleh kecil, tapi keinginan dan hadapannya gede banget" puji Kang Dedi.
Tika sekawan tuna wicara ini perlu dicontoh oleh pemuda-pemuda yang lain. Meski memiliki keterbatasan fisik, ketiganya tidak mengenal kata menyerah akan nasib.
Tapi tetap memiliki mimpi dan harapan untuk lebih baik dengan terus bekerja keras. Kendati hanya sebagai tukang cuci motor.
"Ini orang-orang hebat ya, biasanya boleh mungil, tapi kehidupannya sangat manis. Udah bisa membiaya istri," pujinya lagi.
Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu selain menggunakan bahasa isyarat juga dibantu dengan menulis di secarik kertas jika ingin berkomunikasi dengan ketiganya. Namun, obrolan mereka terlihat nyambung dan gayeng.
Terungkap juga untuk jasa cuci motor, mereka akan mendapat presentase Rp 4 ribu jika mencuci motor kecil.
Baca Juga: Sule Disebut Menikah Lagi dan Punya Istri Baru? Cek Fakta Sebenarnya
Sedangkan motor besar besar Rp 6 ribu. Kang Dedi juga memberikan gratis cuci motor untuk pelanggan yang datang ke tempat cuci motor tersebut. Dan, semua biaya yang dikeluarkan sudah dibayar oleh Kang Dedi. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga