Suara Denpasar - Kasus gugatan perceraian Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dengan Dedi Mulyadi kini semakin menoreh simpati masyarakat sebab sampai saat ini masih belum menemukan titik terang.
Wanita yang kerap disapa dengan sebutan Ambu Anne itu menggugat cerai Kang Dedi lantaran ada alasan terkait agama. Namun, masih belum diketahui pasti persoalan tersebut.
Kabar beredar bahwa Kang Dedi digugat cerai oleh sang istri lantaran semenjak menjadi Wakil Bupati saat itu, Kang Dedi Mulyadi jarang berada di rumah.
Namun, kini Kang Dedi mengatakan alasan mengapa dirinya jarang berada di rumah pada saat dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati.
"Banyak yang bilang tidak di rumah, tidak di rumah, tidak di rumah," ujarnya dilansir dari akun YouTube pribadi Kang Dedi Mulyadi.
Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya jarang di rumah karena ia keliling kemana-mana setiap hari.
"Aku tegesin ya, wakil bupati aku keliling kemana-mana tiap hari," jelasnya.
"Demi apa? Demi aku dikenal masyarakat dan dekat dengan masyarakat," sambungnya.
Kang Dedi pun menuturkan hikmah yang ia dapatkan.
"Dan hikmahnya didapatkan, terpilih menjadi seorang bupati dalam usia 35 tahun dan wakil bupati 30 tahun," paparnya.
Kang Dedi mengatakan bahwa dirinya bekerja keras sebagai seorang bupati untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakatnya.
"Jadi bupati, kerja keras lagi, sering keliling berinteraksi dengan masyarakat, membangun dengan penuh kesungguhan," lanjutnya.
Tak sampai disitu, ia pun juga mengaku berkeliling dan menyebar hingga ke seluruh wilayah Jawa Barat.
"Apa yang didapat? Terpilih lagi, kerja keras lagi, berkomunikasi, menyebar komunikasi hampir seluruh wilayah di Jawa Barat," tandasnya.***
Tag
Berita Terkait
-
Terkait Gugatan Cerai Bupati Purwakarta ke Kang Dedi Mulyadi; Buktikan Rumor Orang Ketiga, Bukan Melulu Soal Ranjang!
-
Akui Dedi Mulyadi Jarang Bersama Keluarga, Anne Ratna Mustika Bikin DPRD Jambi Tertawa: Orang Bapaknya Aja Gak Pernah Ada di Rumah...
-
Oposisi? Sentilan Kang Dedi Mulyadi ke Pemkab Purwakarta Makin Tajam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen