/
Rabu, 16 November 2022 | 13:48 WIB
Moment langka Megawati satu meja dengan SBY dalam gala dinner dengan sejumlah Kepala Negara dalam ajang KTT G20 pada Selasa malam (15/11/2022). (Istimewa)

Suara Denpasar - Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali menjadi saksi di mana Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri duduk satu meja dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam gala dinner dengan sejumlah Kepala Negara dalam ajang KTT G20 pada Selasa malam (15/11/2022).

Menanggapi momen langka ini, Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan, menilai Gala Dinner KTT G20 merupakan hal yang biasa dan tak perlu dipertanyakan.

"Saya pikir kalau satu meja itu karena memang protokol kepanitiaan begitu jadi tidak ada sesuatu yang perlu dipertanyakan. Karena itu ramai-ramai," kata Syarif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/11/2022) sebagaimana dikutip dari suara.com.

Sementara itu, saat disinggung soal hubungan Megawati yang sempat dikabarkan renggang dengan SBY, Syarief menegaskan hubungan SBY dengan Megawati sejauh ini baik-baik saja.

"Saya pikir hubungan (Mega-SBY) baik-baik saja tidak ada sesuatu yang perlu dipertanyakan, saya pikir baik-baik saja. Pak SBY juga sangat terbuka dan mengutamakan komunikasi yang baik. Selama ini pak SBY juga begitu sangat terbuka," ungkapnya.

Disisi lain, dalam pertemuan langka tersebut, justru warganet justru tidak melihat adanya sosok Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin. "Dimana Wapres kita?," kata salah satu akun di media sosial.

Dapat diketahui, di tengah KTT G20 di Bali, Wapres K.H. Ma’ruf Ami sedang ada pertemuan dengan Ketua ALMI Sri Fatmawati beserta Anggota Kelompok Kerja Sains dan Kebijakan ALMI Yessie Widya Sari, di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2022).

Hadir mendampingi Wapres, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Vernando Wanggai, dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi.  (*)

Baca Juga: Viral! Cium Bayi Warga di Pinggir Jalanan Bali, Presiden Prancis Malah Disebut Pencitraan: Saingan Berat Anies di 2024

Load More