Suara Denpasar - Akhir pekan lalu, Kang Dedi Mulyadi merasa bahagia lantaran bisa menghabiskan waktu bersama si bungsu, Ni Hyang.
Selang 4 hari tak bertemu, Kang Dedi sudah merasa sangat rindu pada putri kecilnya itu.
Kangen gak ketemu Ni Hyang, sudah empat-lima hari gak ketemu,” ucap Kang Dedi seperti dilihat dari saluran YouTube Lembur Pakuan.
Bukan tanpa alasan mengapa Ni Hyang selalu jadi orang istimewa bagi Kang Dedi Mulyadi. Diungkapnya, ia juga aktif mengasuh dan mendampingi Ni Hyang sejak anaknya berusia 41 hari.
"Dari pagi sampai malam sama dia. Kalau saya pergi ke kantor dia nangis sampai gerbang tol Jatiluhur. Aku sayang sama kamu Nyi Hyang, sayang banget,” ucapnya dalam.
Dalam momen yang diabadikan dalam kanal YouTube KDM Channel, Kang Dedi sedang mengajak Ni Hyang bersama pengasuh dan beberapa tim kru untuk berjalan-jalan menggunakan mobilnya.
Sembari menikmati perjalanan, Kang Dedi menceritakan keanehan pada anak bungsunya itu.
Menurut Kang Dedi, Ni Hyang selalu saja memiliki keluhan tak bisa buang air besar (BAB) jika berada di rumah dinas Ambu Anne.
"Memiliki keanehan-keanehan diantaranya, kalau di rumah dinas susah buang air besar," ungkap Kang Dedi.
Baca Juga: Ngotot Seperti Prabowo, Cak Imin: Saya Dimandatkan Jadi Capres Bukan Cawapres
Yang menjadikan hal ini tampak aneh adalah kondisi Ni Hyang yang justru selalu lancar BAB ketika bersama dirinya.
"Tapi kalau sudah naik mobil ayah, langsung saja dimanapun tidak mengenal tempat, akhirnya membuat kita mampir-mampir ke minimarket, pom bensin, rest area,” tuturnya, dikutip dari kanal Youtube KDM Channel, Senin (21/11/2022).
Konon, berdasarkan kepercayaan Jawa Sunda, tidak bisa BAB biasanya ditafsirkan bahwa seseorang tidak betah atau tidak nyaman tinggal di suatu tempat.
Berbeda dengan jika seseorang bisa lancar BAB, maka ditafsirkan ia merasa nyaman dan betah tinggal di tempat itu.
Meskipun belum ada bukti secara ilmiah, namun kepercayaan ini seolah telah melekat dalam masyarakat Jawa Sunda.
Lantas, apakah ada keterkaitan antara keanehan Ni Hyang yang tidak bisa BAB dengan keberadaannya di rumah dinas?
Berita Terkait
-
Baru Ada 6 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang Terbebas dari Perilaku BAB Sembarangan
-
Makin Panas! Ambu Anne Pergi Umroh Tidak Izin, Dedi Mulyadi: Apakah Itu Diperbolehkan dalam Syariat Islam?
-
Anne Ratna Mustika Kebelet Cerai dengan Dedi Mulyadi, Geger Dua Mayat Misterius di Bandung
-
Fakta Baru Kasus Pria Meninggal Hidup Kembali, Ekspresi Mahalini dan Putri Delina Jadi Sorotan Gegara Nathalie Holscher
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria
-
Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil
-
Radja Nainggolan Menyesal Pernah Menolak Perkuat Timnas Indonesia
-
Duet Maut Lagi, Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bintangi Film Hong Kong The Furious
-
Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV
-
Kebiasaan Tahan Gas Sambil Rem di Tanjakan Ternyata Bikin CVT Motor Matik Cepat Jebol
-
Patut Dinanti! 5 Anime Ini Dipastikan Rilis 2027 Lengkap dengan Sinopsisnya
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas
-
Pria Ini Ungkap Neneknya Sosok Pemetik Teh di Uang Pecahan Rp20 Ribu, Alhamdulillah Masih Sehat