Suara Denpasar - Anies Baswedan, calon presiden dari Nasdem tampaknya mendapat dukungan yang cukup siginifikan dari konstituen.
Bisa di lihat dari kunjungannya di Medan, Yogyakarta, dan terbaru adalah di Jawa Barat.
Ribuan orang menyemut menyambut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Bahkan, di Tasikmalaya.
Mobil Anies dihadang konstituen hingga akhirnya dia harus turun dari mobil dan menyalami pendukungnya satu demi satu.
Fenomena ini menurut Rocky Gerung, Filsuf sekaligus pengamat politik bisa menggambarkan potensi Anies Baswedan ke depan.
"Sekarang terbukti spanduk terimakasih Pak Jokowi atas BLT yang terpasang di kampung-kampung nggak ada gunanya," kata Rocky Gerung terkait dukungan yang cukup signifikan terhadap Anies Baswedan dikutip denpasar.suara.com dari kanal Youtubenya, Senin (21/11/2022).
Dia juga menuding bahwa spanduk Jokowi itu dipasang oleh panitia hanya untuk pencitraan semata. "(Masyarkat) Nggak peduli lagi dengan spanduk yang berjumlah ribuan tersebut. Orang ingin lihat antitesis dan Anies paham," ujarnya.
Dalam foto-foto yang beredar di media sosial. Dia juga menilai bahwa relawan-relawan yang juga digerakkan oleh Nasdem harus dimaksimalkan.
Namun, perlu di ingat gerakan ini tentu juga dalam pantauan Jokowi yang tentu akan mencari-cari celah untuk menjatuhkan Nasdem.
"Tapi, Pak Jokowi tidak mungkin menghadap Anies di tingkat akar rumput," ujarnya.
Rocky Gerung juga melihat ada yang menarik dari dukungan terhadap Anies Baswedan di wilayah Jawa Barat. Sebab, itu adalah wilayah kemenangan Gerindra.
"Persaingan yang terjadi bukan lagi Gerindra dengan Nasdem. Tapi, Prabowo dengan Anies. Di sana figur Anies saya lihat lebih kuat," paparnya.
Tiga kota yang sudah dikunjungi Anies Baswedan ini menunjukkan kualitas figurnya yang memiliki dukungan sampai ke akar rumput. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim