Suara Denpasar - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika kini telah menggugat cerai suaminya yang menjabat sebagai anggota DPR RI, yakni Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, wanita yang biasa dipanggil Ambu Anne itu mengatakan alasan dirinya menggugat cerai lantaran ia tak diberi nafkah oleh suaminya.
Bak tak terima denga tuduhan tersebut, mantan Bupati Purwakarta yang kerap disapa Kang Dedi itu pun mebeberkan sejumlah pengeluaran yang ia tanggung untuk keluarganya.
"Ngomong kebutuhan, apa sih yang kurang? Hayo tanya, kebutuhannya apa yang kurang," ujarnya.
Ia mengaku bahwa kebutuhan keluarganya sebagian besar difasilitasi oleh negara.
"Seluruh kebutuhannya dari A sampai Z semua difasilitasi oleh negara," sambungnya.
Bahkan, ia juga mengatakan terkait pengeluaran untuk anak-anaknya.
"Anak-anak coba bayangin yang paling besar sudah hampir selesai di Unpad, yang kedua sekarang masuk di Unpad di fakultas hukum," katanya.
"Biayanya dari mulai uang masuk sampai biaya kost selama setahun itu saya yang jamin. Yang bungsu lagi lucu-lucunya diasuh oleh teh Elis," tambahnya.
Baca Juga: Absen Sidang Cerai, Dedi Mulyadi Lebih Pilih Lakukan Hal Kemanusian Ini
Kang Dedi pun mengungkapkan bahwa dirinya yang menggaji pengasuh anak bungsunya setiap bulan.
"Biaya pengasuhannya gaji tiap bulannya saya yang jamin, karena tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga," imbuhnya.
Tak sampai disitu, Dedi Mulyadi mengaku dirinya membayar pajak dan juga listrik yang setiap bulannya mencapai Rp20 juta.
"Bayar pajak, bayar listrik tiap bulan yang mencapai 20 juta itu bayar listriknya tiap bulan, nah itu saya yang bayar, gitu lho," pungkasnya.***
Tag
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi Bongkar Aset Pribadinya Bersama Ambu Anne, Mulai dari Rumah Mewah Hingga Villa Megah!
-
Nyelekit! Jawaban Santai Kang Dedi Mulyadi Soal Tudingan Tak Beri Nafkah pada Ambu Anne: Apa Sih yang Kurang?
-
Tak Pernah Unggah Foto Berdua, Ambu Anne Ngaku Sempat Tak Dikenal Sebagai Istri Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok