Suara Denpasar - PSIM Yogyakarta yang merupakan kontestan Liga 2 memanfaatkan waktu jeda kompetisi akibat tragedi Kanjuruhan menggelar laga uji coba.
Baru-baru ini, PSIM Yogyakarta tercatat telah mampu menaklukkan peserta Liga 1 yakni PSIS dengan skor 2-1.
Dalam laga yang berlangsung Jumat 25 November 2022 lalu, PSIM Yogyakarta bahkan tercatat mampu unggul lebih dulu dari PSIS Semarang.
Sedangkan PSIS Semarang sendiri hanya mampu mencetak satu gol di akhir laga dengan memanfaatkan hadiah penalti.
Kini setelah memberikan libur selama tiga hari, PSIM Yogyakarta dibawah asuhan Erwan Hendrawanto memiliki target kembali menjalani laga uji coba.
Bahkan pelatih asal Magelang ini juga berharap anak asuhnya bisa menghadapi klub setara PSIS Semarang dari peserta Liga 1.
Laga uji coba direncanakan dilakukan tiap akhir pekan sembari menunggu kepastian kelanjutan kompetisi resmi dibawah PSSI.
Uji coba masuk dalam satu program latihan bersama PSIM Yogyakarta salah satunya bertujuan untuk melihat sejauh mana progres anak asuhnya selama menjalani sesi latihan.
“Untuk uji tanding belum ada agenda, tapi setiap akhir pekan kita akan mengakhiri latihan untuk melihat progres pemain dengan uji tanding, harapannya sih dengan tim Liga 1,” katanya dilansir melalui laman resmi klub.
Meski PSIM Yogyakarta beberapa waktu lalu mampu mengalahkan PSIS Semarang, namun ia belum puas karena belum sesuai dengan keinginannya.
“Memang belum sesuai dengan keinginan saya, meskipun secara hasil ya memang bonusnya itu, tapi secara keseluruhan masih banyak yang harus kita perbaiki,” ucap Erwan.
“Saya sebenarnya hanya melihat sejauh mana progres kita dalam latihan, kita belajar dari tim liga 1, saya pengen mereka secara mentalitas juga harus belajar dari tim liga 1. Hasil ini hanya bonus, tapi memang harus kita perbaiki cara menyerang kita, tadi kita banyak melakukan counter attack yang efektif, tapi kedepan situasi open play yang kita bangun dari bawah harus bisa mereka lakukan,” lanjutnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar