Suara Denpasar -Berbanding Terbalik, Uya Kuya mengungkap sosok Pinkan Mambo di matanya dahulu sebelum menjadi artis kontroversi dan banyak di hujat publik.
Siapa sangka jika Uya Kuya ternyata pernah kenal baik dengan Pinkan Mambo. Bahkan ia mengenalnya jauh sebelum mantan personil duo ratu itu menetap di Amerika.
Pinkan Mambo beberapa waktu terakhir ini mengibarkan bendera perseteruan dengan rekan sesama artis dari Maia Estianty, Lesti, Billar hingga Raffi Ahmad.
Namun, Uya Kuya engga berkomentar dengan perseteruan Pinkan Mambo dengan rekan-rekan sesama artis. Pasalnya, ia menyebut tidak mengetahui secara pasti akar permasalahannya.
"Nggak ngerti permasalahan mereka, gak bisa komentar juga kerana gak tau permasalahannya," tutur Uya Kuya dikutip dari kanal YouTube Was Was, Senin (5/12/2022).
Sebelumnya, mantan pesulap itu enggan sedikitpun mengakui pernah kenal dengan Pinkan Mambo. Namun, sang istri Astrid membantu awak media agar sang suami mau berkomentar tentang sosok Pinkan Mambo yang kini menjado kontroversi.
"Kan kamu dulu kenal Pinkan," sahut Astrid.
Meski tidak berbicara secara gamblang, penjelasan Uya Kuya cukup mengartikan bahwa ia kenal dekat dengan sosok Pinkan.
Bapak dua anak itu menyebut bahwa dahulu Pinkan merupakan sosok wanita yang berkarir di dunia musik dengan berbagai karyanya.
Baca Juga: Olivier Giroud Jadi Pencetak Gol Tertua di Babak Knockout Piala Dunia Setelah Roger Milla
Ia juga mengetahui persis jika penyanyi bertajuk 'Teman Tapi Mesra' itu sempat menetap di Amerika dengan aktu yang lama.
Hal tersebut juga yang menjadi alasan Uya Kuya tidak lagi mengetahu kabar Pinkan Mambo.
"Yang saya kenal dulu penyanyi aja udah itu aja, dia sempet lama di amerika kan udah gak pernah denger kabarnya lagi," terangnya.
Berbanding terbalik dengan image Pinkan dahulu, Uya menyebut jika menjadi kontroversi merupakan pilihan Pinkan dan sudah seharusnya ia mengetahui semua konsekuensinya, termaksud di hujat.
"Kontroversi atau engga itukan pilihan orang, kita juga gak bisa ngejust orang salah atau benar," ujarnya.
Selain itu, menurutnya mungkin Pinkan telah mempertimbangkan pilihannya menjadi kontroversi daripada berkarya di dunia entertainment dengan segala konsekuensinya.
"Semua orang punya pilihan atas keputusan dan jalan yang diambil. Dan mungkin kalo menurut dia itu pilihan dia, dia pasti memiliki pertimbangan," sambungnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Dekonstruksi Buddy-Cop yang Segar dan Nyeleneh dalam Film 'The Nice Guys'