Suara Denpasar - Stamina para pemain Timnas Indonesia jelang laga Piala AFF tahun 2022 disebut kendor dan loyo oleh sang pelatih Shin Tae Yong.
Shin Tae Yong sampai penasaran seperti apa pola latihan di klub-klub Liga 1 yang awalnya disebut memiliki intensitas tinggi.
Asisten pelatih Shin Tae Yong, Shin Sang Gyu sempat menyentil bahwa persiapan Rizky Ridho dkk belum sepenuhnya matang.
Loyonya para pemain Timnas Indonesia jelang Piala AFF yang digelar 20 Desember 2022 hingga 16 Januari 2023 ini, alasannya karena intensitas latihan klub di Liga 1 sangat tinggi.
Hal ini membuat Shin Tae Yong ragu dan justru membuatnya semakin penasaran.
"Saya tidak tahu apakah saya hanya salah berpikir atau bagaimana?" tanya Shin Tae Yong dikutip dari kanal YouTube PSSI, Selasa (6/12/2022).
Shin Tae Yong sendiri menggenjot latihan bagi pemain Timnas Indonesia dengan pemusatan latihan di Bali sejak 28 November 2022 lalu.
Porsi latihan juru taktik asal Korea Selatan dikenal berat untuk memperbaiki stamina dan kebugaran fisik para pemain.
Di sisi lain, beberapa pemain Timnas Indonesia yang berlaga di Liga 1 mengeluhkan pola latihan berat di klub masing-masing.
Baca Juga: Banjir Melanda Kulon Progo, Lima Orang yang Terjebak Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan
"Jujur saya mau melihat langsung intensitas latihannya seperti apa," sentil Shin Tae Yong.
Asisten pelatih, Shin Sang Gyu juga menilai bahwa persiapan para pemain Timnas Indonesia di Piala AFF ini belum sepenuhnya matang.
"Memang setiap pemain itu harus ada persiapan yang matang dulu di klub, baru datang ke timnas," terang Shin Sang-gyu dikutip dari kanal YouTube PSSI, Selasa (6/12/2022).
Ia membeberkan bahwa banyak kelemahan di skuad Timnas Indonesia, seperti kekurangan di fisik dasar, kekuatan dan stamina.
Di Piala AFF tahun ini, Timnas Indonesia tergabung di dalam grup A bersama Thailand, Kamboja, Filipina dan Brunei Darussalam.
Tim Garuda Muda bakal melakoni laga kandang kala menghadapi Kamboja pada 23 Desember 2022 dan Thailand pada 29 Desember 2022 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural