Suara Denpasar - Dedi Mulyadi tak bisa menyembunyikan kesedihannya ketika mengunjungi lokasi longsor di Kampung Cinangsi, Desa Cisalada, Kecamatan Jatiluhur.
Dia ikut terpukul karena warga tak mampu yang selalu menjadi korban di tengah ketidakberdayaan mereka.
"Ini problem kita ya, tata bangunan dan tata ruang," kata Kang Dedi, sapaan akrab mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut seperti dikutip denpasar.suara.com dari kanal youtubenya, Minggu 11 Desember 2022.
Dulu, jelas dia, ada tokoh masyarakat yang berperan sebagai pengawas dan pengarah soal lokasi tempat rumah bisa didirikan oleh warga.
Tapi, sekarang banyak yang seenaknya membangun rumah tanpa memperhatikan kondisi daerah.
"Sekarang orang kuat-kuatan duitnya, bangun beton. Yang nggak kuat duitnya menjadi yang paling lemah dan ini yang terjadi (menjadi korban longsor)," paparnya saat berada di rumah Buhaya.
Buhaya sendiri baru kehilangan anaknya yang masih berusia delapan tahun karena bangunan dapur dan kamar mandi kediaman mereka tertimpa longsor.
Sang anak yang bernama Fahri Ibrahim, 8, tewas karena tertimpa tembok dan longsoran.
Biasanya aku sang ibu, saat hujan deras pihak keluarga akan berpindah ke depan bangunan. Tapi, entah mengapa saat itu korban mandi.
Baca Juga: Ternyata Orang Tua Kang Dedi Mulyadi Bukan Orang Biasa, Pantas Didikannya Keras, Ini Kisahnya
Di mana kamar mandi berada di belakang rumah yang terletak di bawah tebing. Cilaknya, tebing itu juga gundul sehingga tidak ada penahan longsoran.
Melihat kondisi kediaman korban yang masuk zona merah longsor. Maka Kang Dedi menawarkan relokasi dan diterima keluarga tersebut.
"Sehingga tidak harus bertaruh nyawa ketika hujan tiba setelah satu nyawa generasi hilang," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9