Suara Denpasar - Pengembang Dgedong Cathalia Residence di wilayah Sesetan, Denpasar, Bali, dibuat pusing.
Sebab, untuk kali kedua akses utama ke perumahan yakni Jalan Minta Utama yang berada di sebelah UD Damena di Jalan By Pass Ngurah Rai, Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar, ditutup dengan portal.
Portal yang hanya bisa dibuka dengan remote itu tentu membuat akses warga dan pengembang terganggu. Untuk itu pihak pengembang melaporkan kasus ke pihak kepolisian.
Di mana pengembang Perumahan Dgedong Cathalia Residence, I Gusti Made Aryawan melaporkan KAW dan anaknya ST ke Polresta Denpasar.
September 2009, Gusti Arya Damaryanta, sebagai pemilik SHM, sudah memberikan persetujuan untuk Made Aryawan, dan beberapa pemilik tanah yang ada disekitar tanah miliknya untuk memakai jalan Mina Utama secara bersama-sama," kata Made Dwi Yoga Satria, kuasa hukum IG Made Aryawan.
Jelas dia, terlapor, KAW adalah istri dari I Gusti Arya Damaryanta, salah satu dari pemilik SHM lahan yang dipakai Jalan Mina Utama.
Dikatakan, I Gusti Arya Darmayanta sudah membuat surat pernyataan dan persetujuan pada tanggal 28 September 2009 disaksikan oleh Kepala Kelurahan Sesetan dan Kepala Lingkungan Suwung Batan Kendal.
“Ditegaskan dalam surat pernyataan persetujuan pemakaian jalan yaitu Jalan Mina Utama tersebut diberikan untuk selama - lamanya dan tidak bisa dicabut,” sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan, ketika membuat surat pernyataan dan persetujuan, I Gusti Arya Darmayanta adalah salah satu pemilik SHM dari lahan selebar 5 meter dan memanjang keselatan sekitar 200 meter, yang kemudian dikenal dengan Jalan Mina Utama. SHM lahan tersebut beralih kepemilikan, menjadi milik KWA setelah suaminya, I Gusti Arya Darmayanta meninggal.
Baca Juga: Giri Prasta: Anaknya Badung adalah Kota Denpasar, Badung Hibahkan Aset
Penutupan jalan Mina Utama dengan portal yang dikotrol dengan remote tersebut dilakukan KAW dan ST sejak tanggal 31 Oktober lalu.
Sebelum penutupan, pada tanggal, 15 September 2022, KAW mengirimkan surat pemberitahuan kepada penghuni Perumahan DGedong Cathalia Residence.
Dalam surat pemberitahuan tersebut dikatakan, ala
san penutupan jalan selebar 5 meter disamping gedung UD Damena karena belum ada penyelesaian masalah keperdataan antara KAW, pemegang SHM lahan yang dipakai untuk jalan, dan pihak pengembang Perumahan DGedong Cathalia.
Tindakan menutup jalan dan membatasi aktifitas keseharian penghuni Perumahan DGedong Cathalia ini, I Gusti Aryawan sebagai pengembang kemudian melaporkan KAW dan anaknya ST ke Polresta Denpasar atas dugaan tindak pidana perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan sebagaimana dimaksud Pasal 12 dan 63 UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan dan pasal 192 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.
Diungkapkan Yoga Satria, penutupan Jalan Mina Utama ini adalah kedua kalinya. sebelumnya pada tahun 2018, pihak pengembang sudah menempuh jalur hukum dengan melaporkan, I Gusti Arya Dirawan, ayah mertua dari KWA dan salah seorang warga dari Perum Istana Family, Hartono. Ketika itu, keduanya dilaporkan dalam kasus yang sama, menutup akses jalan Mina Utama. “Putusannya sudah inkrah, keduanya dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana,” terangnya.
Sementara itu menurutnya , laporan polisi Nomor: LP/B/1232/X/2022/SPKT di Polresta Denpasar terhadap KAW dan ST, saat ini sudah ditingkatkan ke tahap peyidikan.
“Sudah dilakukan gelar perkara oleh penyidik dan ditemukan adanya peristiwa pidana sehingga ditingkatkan ke tahap penyidikan,” sebutnya.
Pengembang DGedong Cathalia Residence, I Gusti Made Aryawan berharap, proses hukum terkait penutupan jalan Mina Utama ini bisa secepatnya diselesaikan dan adanya kepastian hukum untuk mengakomodir, hak – hak warga perumahan untuk menggunakan jalan tersebut. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
HMI Jateng-DIY Geruduk BI: Sentralisasi Cekik Daerah, Rakyat Dipaksa Hidup dari Pinjol!
-
Gang Aigi Karanggan Ditutup, Ini Panduan Jalur Pengalihan Lewat Underpass Narogong
-
75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box
-
Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya
-
Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong
-
Lebih dari Sekadar Awet Muda, Ini Alasan Healthy Aging Jadi Tren Baru Dunia Kecantikan
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman
-
DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat
-
8 Cara Feng Shui untuk Mendapatkan Jodoh, Mulai dari Menata Kamar hingga Dekorasi Rumah
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat