/
Jum'at, 30 Desember 2022 | 12:15 WIB
Mantan Presiden Dmitry Medvedev (Twitter)

Suara Denpasar - Tahun 2023 tinggal hitungan hari. Namun, kini ramai dibicarakan publik dunia soal ramalan mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev.

Pria yang menjabat presiden Rusia periode 2008-2012 dan perdana menteri pada 2012-2020 itu meramal soal kondisi dunia yang menyita perhatian publik luas.

Elon Musk mungkin saja jadi Presiden Amerika dan investasi dunia akan mengarah ke Asia serta meninggalkan Eropa dan Amerika.

Twittnya sampai dilihat 37 juta kali dan viral. Bahkan owner Twitter Elon Musk begitu tertarik dengan ramalan ini.

Di mana Dmitry meramal akan terbentuk semacam negara baru yang terdiri dari Jerman, Polandia, negara-negara Baltik, Czechia, Slovakia, serta Republik Kyiv.

"Eropa akan terpecah," begitu katanya seperti dikutip denpasar.suara.com, Jumat 30 Desember 2022.

Dia juga menggambarkan bahwa Ukraina akan bubar dan wilayahnya diduduki Hungaria dan Polandia.

Tak hanya itu, dia juga memprediksi akan terjadi perang antara Prancis dengan negara baru di bawah kepemimpinan Jerman.

"Uni Eropa akan bubar setelah Inggris bergabung kembali dan Euro tidak akan lagi sebagai mata uang tunggal. Tak kalah menarik, dia juga memprediksi perjuangan rakyat Irlandia Utara akan tercapai pada tahun 2023.

Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Liverpool Jamu Leicester City, Newcastle Siap Saingi Man City dan Arsenal

Tak kalah menarik, ramalannya menyebut pada tahun 2023 akan terjadi konflik di Amerika. Di mana, bakal terjadi perang saudara di Kalifornia dan sebagai akibatnya Teksas akan berdiri sebagai negara sendiri.

"Teksas dan Meksiko akan membentuk negara baru," ungkapnya soal hasil penerawangannya. ***

Load More