Suara Denpasar - Pele adalah seorang legenda sepak bola yang disebut-sebut sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik di dunia.
Gelar tersebut tak diraihnya secara instant, dia harus bekerja keras penuh keringat bersaing dengan pemain sepak bola lainnya.
Perjalanan Pele menjadi legenda sepak bola
Pele memiliki nama lengkap Edson Arantes Do Nascimento lahir pada 3 Oktober 1940. Ayahnya adalah seorang pemain sepak bola yang terpaksa pensiun dari lapangan hijau karena kakinya patah.
Pele muda tumbuh dalam kemiskinan, ia biasa menyemir sepatu untuk membantu ekonomi keluarganya. Bocah ini juga menunjukan minat besar dan bakat dalam sepak bola.
Ia kemudian bergabung dengan klub kecil setempat untuk menyalurkan minat dan bakatnya.
Pele yang saat itu berusia 11 tahun menarik minat Waldemar de Brito, seorang pemain sepak bola Brasil. Dikatakan, Brito membawa Pele untuk menemui direktur Santos FC saat itu.
Brito dengan berani mengatakan bahwa Pele akan menjadi pemain terhebat di dunia. Pele pun akhirnya membuktikan hal tersebut kepada Santos saat menginjak 16 tahun.
Dia mencetak gol dalam pertandingan utama pertamanya menghadapi Corinthians FC. Namun dunia mulai memperhatikan Pele saat ia menginjak usia 17 tahun.
Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Korban Mutilasi di Bekasi, Warga Beberkan Fakta Ini
Saat itu ia mencetak 6 gol di Piala Dunia tahun 1958 sehingga membawa Timnas Brasil memenangkan trofi Piala Dunia pertamanya.
Segera setelah penampilan cemerlangnya itu, berbagai klub sepak bola menunjukkan minatnya terhadap Pele. Brasil kemudian mengatakan pemain Tim Nasionalnya itu sebagai harta Nasional.
Sehingga melarang Pele untuk bermain dengan klub atau perusahaan non-Brasil manapun.
Ia adalah seorang visi ketika berada di lapangan, pemain dengan tinggi 173 cm ini lincah, memiliki lari yang cepat, juga kakinya mahir dalam menggiring bola bak seorang ahli.
Selain itu, Pele juga dikagumi karena memiliki sundulan yang kuat.
Pada tahun 1962, Pele tidak dapat bermain di Piala Dunia karena mengalami cedera parah di pertandingan pembuka turnamen tersebut. Namun, pada 1970 Pele kembali membawa Brasil untuk memenangkan Piala Dunia ke-3 nya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1
-
Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan
-
Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam