Suara Denpasar – Menyedihkan. Kini warga Kabupaten Purwakarta sudah tidak bisa seperti dulu bebas tanpa biaya dan tarif masuk 6 destinasi andalan terkenal di Purwakarta.
6 Destinasi wisata Purwakarta tersebut diantaranya Taman Sri Baduga, Air Mancur Terbesar di Asia Tenggara. Kemudian Bale Panyawangan, Museum Digital, Bale Indung Rahayu, Galeri Wayang, dan Taman Surawisesa.
Keenam Destinasi dari kebijakan baru Pemkab Purwakarta mulai memberlakukan tarif masuk. Tarifnya masuk 6 destinasi wisata bervariasi mulai dari Rp 3 ribu, Rp 5 ribu sampai dengan Rp 15 ribu.
Tentu kebijakan pengenaan tarif masuk 6 destinasi wisata ini telah diatur oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dalam Peraturan Daerah Nomer 11 Tahun 2022.
Sekedar diketahui dulunya 6 destinasi wisata ini zaman kepemimpinan Dedi Mulyadi digratiskan bagi warga Purwakarta Namun saat zaman Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika tariff masuk mulai diberlakukan.
Seperti dilansir dari kanal Youtube Dulur Rahayu dikutif Suara Denpasar, Jumat 7 Januari 2023, ternyata bukan tanpa alasan tarif masuk 6 destinasi ini diterapkan Bupati Anne Ratna Mustika.
Karena Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta tengah menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasal target PDA meleset tidak mencapai target.
Selama 2022, PAD ditargetkan bisa mencapai Rp 697,6 miliar, namun hanya terealisasi Rp 489 miliar atau hanya 70,3%.
Tidak tercapainya PAD karena minimnya pendapatan dari sektor retribusi daerah yang semula ditargetkan Rp 40,983 miliar, namun realisasinya hanya Rp13,807 miliar atau hanya 33.69%.
Baca Juga: Tips Ganti Oli Mesin Motor Agar Awet
“Sementara pajak daerah dengan target Rp 441,350 miliar hanya terealisasi Rp 332,784 miliar atau 75,40%,” imbuh Kanal kanal Youtube Dulur Rahayu. ***
Tag
Berita Terkait
-
Cinta! Dedi Mulyadi: Tiga Hari Tiga Malam Ditungguin, Bilang Gak Cinta, Nyakitin Jadi Perempuan, Teh!
-
Putra Sulung Kang Dedi Mulyadi Mulai Berani Pamer Pacar, Beda Jauh dengan Sang Ayah, Maula Akbar: Aku Simpan Cinta
-
'Disemprot' Pegawai saat Ngonten, Dedi Mulyadi Balik Ngamuk di Minimarket
-
Kang Dedi Terenyuh, Kakek Pemulung Ajak Dua Cucunya Keliling Cari Rongsokan
-
Gara-gara Rozy Hakiki, Kang Dedi Nyaris Diusir dari Indomaret
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati