Suara Denpasar - Anak Asuh Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Marc Klok mengatakan bahwa gaya permainan Timnas Vietnam Keras memang bisa merusak mental lawan.
Namun, pemain Naturalisasi asal Persib Bandung tersebut menekankan bahwa para pemain Timnas Garuda tak gentar dengan permainan keras yang ditujukan Vietnam.
Perlu diketahui, pada pertandingan leg pertama babak Semifinal Piala AFF 2022, Indonesia hanya bermain imbang 0-0 dengan Timnas Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (05/01/2023).
Hasil tersebut bisa dibilang merupakan hasil minor yang didapatkan Timnas Indonesia. Pasalnya pada leg kedua yang bakal dilaksanakan di kandang Vietnam, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong harus bekerja lebih keras untuk dapat mengalahkan Vietnam.
Skuad Garuda harus bisa meraih kemenangan atau minimal menahan imbang Vietnam 1-1, 2-2 dan seterusnya apabila ingin lolos ke babak final Piala AFF 2022.
Dalam laga yang bakal dilaksanakan di My Dinh Stadium itu, Timnas Vietnam bakal didukung oleh puluhan ribu suporter mereka. Sehingga laga ini bakal jadi perjalanan yang tak mudah untuk anak asuh Shin Tae-yong.
Selain itu, Tim The Golden Star sebutan untuk Timnas Vietnam dilihat dari statistiknya dikenal dengan permainan yang keras dalam setiap pertandingannya.
Melihat dari statistik pelanggaran Timnas Vietnam saat melawan Indonesia di Piala AFF, Timnas Vietnam melakukan 11 pelanggaran lebih banyak satu pelanggaran dari Timnas Indonesia yakni 10 pelanggaran.
Namun, Vietnam hanya mengantongi dua kartu kuning selama pertandingan leg pertama itu. Bahkan dengan catatan ini wasit dinilai berat sebelah.
Baca Juga: Jejak Nakal Ecky Pelaku Mutilasi Di Bekasi, Berhubungan Dengan Banyak Perempuan Di Aplikasi Kencan
Terlepas dari hal itu, Marc Klok pemain andalan Coach Shin Tae-yong di Timnas Indonesia mengatakan bahwa permainan keras khas Vietnam telah menjadi DNA mereka.
Dilansir twitter resmi PSSI, Marc Klok menjelaskan bahwa pemain Timnas Garuda tak gentar dengan permainan keras dari Vietnam yang ditujukan selama pertandingan Semifinal Leg pertama berlangsung.
“Ya, itu kan style mereka. Saya pikir bagus kami bisa bermain lebih baik dari mereka,” ujar Marc Klok kepada awak media.
“Mereka mencoba untuk bermain agresif dengan kami, tetapi itu tidak berjalan dengan baik karena kami mampu juga bermain" tandas pemain Persib Bandung tersebut.
Lebih lanjut, pemain Persib Bandung tersebut mengungkapkan keinginannya membawa Timnas Indonesia menang atas Vietnam dan menjuarai Piala AFF 2022 di Final nantinya.
Marc Klok ingin memutus trend buruk timnas Indonesia di Piala AFF 2022, dengan menghentikan kutukan Runner-up 6 kali di ajang sepakbola antar negara Asia Tenggara itu. (Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel