Suara Denpasar - Mega bintang sepakbola, Cristiano Ronaldo seperti diketahui telah dikontrak klub asal Arab Saudi, Al Nassr pada musim dingin ini hingga akhir Juni 2025.
Cristiano Ronaldo juga dibayar tinggi oleh Al Nassr hingga menembus angka Rp 3,3 triliun per tahun.
Cristiano Ronaldo juga tercatat sebagai pesepakbola pertama yang memperoleh gaji sebesar itu.
Di usia yang telah menginjak 37 tahun, daya pikat CR7 (sebutan Ronaldo) sebagai superstar sepakbola memang belum habis.
Dilansir dari Daily Star, Cristiano Ronaldo yang saat ini seperti sultan karena kekayaannya, akan kembali mendapatkan penawaran gaji serupa.
Bukan dari Al Nassr klub tempatnya bermain, namun dari pemerintah Arab Saudi yang akan menjadi pelamarnya.
Arab Saudi seperti diketahui akan bersaing menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Maroko dan beberapa negara Eropa.
Oleh karena itu, Arab Saudi ingin menjadikan Ronaldo sebagai brand ambassador-nya.
Job desknya nanti, Ronaldo akan memperkenalkan potensi Arab Saudi baik itu dari segi olahraga hingga mempromosikan pariwisatanya.
Baca Juga: Jika PDIP Nekat Usung Puan Maharani Jadi Capres, Pakar Politik UGM: Pertaruhannya Sangat Besar
Diketahui Ronaldo akan mendapat bayaran per tahun sama seperti yang diperoleh saat ini yaitu Rp3,3 triliun.
Proses penentuan siapa tuan rumah Piala Dunia 2030 sendiri akan dimulai pada tahun 2024 nanti.
Arab Saudi saat ini juga tengah mengembangkan berbagai fasilitas olahraga termasuk stadion.
Hal tersebut telah menjadi rahasia umum, saat Al Nassr menggaet Cristiano Ronaldo dan Arab Saudi akan ikut serta menggunakan jasanya.
Meski hingga saat ini, pemerintah Arab Saudi belum memberikan penawaran resmi kepada Ronaldo karena ia juga sedang fokus untuk debutnya di Saudi Pro League.
Maka hingga beberapa tahun ke depan, Ronaldo sepertinya tidak perlu lagi pusing-pusing memikirkan uang jika telah pensiun, karena ia akan menjadi 'sultan'. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan