/
Jum'at, 13 Januari 2023 | 12:17 WIB
Heboh! Eks Timnas Indonesia Angkat Bicara soal Penghentian Liga 2, Sebut PSSI Diatur Oknum? (Instagram @hamka23hamzah)

Suara Denpasar- Heboh! Eks Timnas Indonesia Angkat Bicara soal Penghentian Liga 2, Sebut PSSI Diatur Oknum?

Eks pemain Timnas Indonesia Hamka Hamzah angkat bicara mengenai penghentian kompetisi Liga 2 musim kompetisi 22/23.

Pemain yang memiliki 32 caps bersama timnas Indonesia itu kini bermain untuk klub Liga 2 FC Bekasi City.

Melalui akun instagramnya di @hamka23hamzah, ia merasa dirugikan atas penghentian kompetisi yang diputuskan oleh rapat Exco PSSI.

Hamka Hamzah mengunggah foto berupa tangkapan layarnya terhadap unggahan salah satu jurnalis, bernama Mohammed Ali Mahrus dengan akun Instagram @alionelmessi_ yang membagikan dua surat berbeda tentang penghentian Liga 2.

Surat pertama berisi tentang persetujuan sebagian besar klub peserta Liga 2, atas kelanjutan kompetisi dengan menggunakan sistem bubble yang dibiayai oleh operator liga.

Sementara di surat kedua, berisi tentang persetujuan penghentian kompetisi yang juga diatasnamakan klub-klub peserta Liga 2.

Berkaitan dengan hal itu, Hamka Hamzah secara terang-terangan menulis di caption unggahannya dengan menyebut bahwa terdapat oknum tertentu yang menginginkan penghentian kompetisi secara sepihak.

“Nah mudah-mudahan bakal terbongkar semua kebusukan siapa (dalang sebenarnya yang mau Liga 2 & 3 dihentikan),” tulisnya.

Baca Juga: Viral Driver Ojol Curhat Diminta Temani Customer yang Lagi Ada Masalah, Tuai Pujian Warganet

“Woi yang merasa dan saat ini sudah panik ingat @fcbekasi juga itu hari diundang 14 Desember untuk miting (meeting) para Owner Liga 2 yang diakomodir PSSI untuk membahas kelanjutan Liga 2.”

“Dari awal sebelum kumpul saya pribadi mengarahkan kalau @fcbekasi ga dimasukkan ke grup mereka, kok jadi malah kalian oknum yang mengatur PSSI supaya liga ga dijalankan (lawan c*kkk!),” tambahnya.

Hamka pun mengungkapkan kekesalannya dengan menyuruh pihak-pihak yang tidak mampu mengurus tim untuk mundur dari jabatannya.

Hal ini karena menurutnya sepak bola Indonesia bukan milik pihak-pihak tertentu saja, tapi juga milik seluruh bangsa Indonesia.

“Kalau kalian tidak mampu ngurus tim mundur saja, berikan saja sama yang benar-benar mau majukan sepak bola,” tulis mantan kapten timnas Indonesia tersebut.

“Sepak bola bukan milik kalian tapi milik Bangsa Indonesia. Kita tunggu owner-owner yang merasa dikhianati bersuara, pada akhirnya kalian bakal ribut-ribut sendiri,’ tambahnya.

Load More