- Hingga 4 Mei 2026, PT KAI menangani korban insiden Stasiun Bekasi Timur dengan 17 orang masih dalam perawatan intensif.
- KAI memberikan pendampingan medis, layanan pemulihan trauma, serta memfasilitasi proses klaim pengembalian biaya pengobatan bagi seluruh korban terdampak.
- Tim Lost and Found KAI telah mengamankan 115 barang dan mengembalikan 61 barang kepada pemilik setelah proses verifikasi ketat.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan perkembangan terbaru penanganan korban kecelakaan KRL dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Hingga Senin (4/5/2026), tercatat 84 korban telah diperbolehkan kembali ke rumah, sementara 17 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan pendampingan total bagi seluruh korban, baik yang masih dirawat maupun yang sudah menjalani rawat jalan.
“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujar Anne dalam keterangannya.
Selain pendampingan medis, KAI memfasilitasi mekanisme pengembalian biaya pengobatan atau reimbursement bagi korban yang melakukan penanganan secara mandiri.
Korban diwajibkan melengkapi dokumen administrasi seperti bukti perjalanan, identitas diri, kuitansi asli, dan resume medis.
Proses klaim asuransi ini diproyeksikan selesai dalam waktu maksimal 21 hari kerja setelah dokumen diterima.
KAI juga tetap menyiagakan layanan pemulihan trauma (trauma healing) di Posko Informasi Bekasi Timur atau melalui sambungan telepon di nomor 0812-9660-5747 bagi korban maupun keluarga yang membutuhkan dukungan psikologis.
Terkait aset korban, tim Lost and Found KAI telah mengamankan 115 item barang di lokasi kejadian.
Baca Juga: Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi
Hingga kini, 61 barang sudah dikembalikan kepada pemilik sah, sementara 54 barang lainnya masih menunggu proses pengambilan melalui verifikasi ketat di posko.
“KAI menjamin setiap barang diproses melalui verifikasi yang cermat agar dapat kembali kepada pemilik yang berhak. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” tambahnya.
Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur dipastikan akan tetap beroperasi memberikan layanan hingga 11 Mei 2026 untuk mendukung masa pemulihan seluruh pelanggan dan keluarga yang terdampak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas