Suara Denpasar – Setelah Nikita Mirzani mempertanyakan status Bunda Corla, Farhat Abbas pun kini meyakini rumor soal isu transgender yang dialamatkan kepada sang selebgram.
Meskipun mengaku tak mengenal Bunda Corla, namun sang pengacara kondang itu bisa menilai isu transgender tersebut dari gaya bicara, suara dan gerakannya.
“Saya nggak kenal dia, tapi dari gaya bicaranya, suaranya, gerakannya, itu kelihatan,” ucap Farhat Abbas dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube Cumicumi.
Rumor transgender sempat mencuat ketika Bunda Corla muncul di media sosial beberapa waktu yang lalu.
Farhat Abbas pun menilai tayangan tersebut sudah cukup baginya meyakini isu transgender yang beredar.
Menurut mantan suami dari penyanyi lawas Nia Daniati itu, apa yang diperagakan oleh Bunda Corla bukanlah mencerminkan seorang wanita.
“Apa yang dia lakukan itu bukan budaya kewanitaan,” ucap pria asal Makassar itu.
Bahkan, Farhat pun diluar dugaan sempat menghadirkan ide untuk melakukan sayembara agar isu transgender yang disematkan kepada Bunda Corla terbukti benar.
“Apa perlu kita buat sayembara? Siapa yang bisa menemukan bukti bahwa dulu dia laki-laki gitu,” ucapnya.
Baca Juga: Pesepak Bola Berdarah Kalimantan Jadi Calon Rekan Marselino Ferdinan di Klub Belgia, Siapa Dia?
Farhat Abbas pun beberapa hari yang lalu sempat akan melaporkan wanita asal Sumatera Utara tersebut jika tidak segera pulang ke Jerman.
“Segera pulang ke German tempat berpakaian sopan di @mcdonaldsid 7 hari dari sekarang. Sebelum kami laporkan @divisihumaspolri @kanimjaksel LSM Hajar Indonesia – FA,” tulisnya.
Melalui akun media sosial Instagram pribadinya, Farhat menuliskan Bunda Corla harus menghentikan aksinya yang dianggap porno dan bisa merusak seni dan budaya Indonesia.
“Negara harus menghentikan aksi brutal goyang porno mamang @corla_2 yang terkesan menghibur tapi merusak seni dan budaya Indonesia,” tambahnya.
Tak sampai di situ, Farhat pun menyebut bahwa sahabat mendiang Olga Syaputra itu tidak mendidik karena kerap berkata kasar hingga menyebut alat kelamin lak-laki.
“Di Indonesia wanita yang ngomong kasar hanya beberapa artis saja. Sekarang mamang Lacor ngomongnya super kasar dan porno nyebut-nyebut alat kelamin laki-laki lagi, sangat tidak mendidik!” lanjutnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Foto Lawas Pernikahan Bunda Corla Terbongkar, Netizen: Wanita Tulen
-
Puas Ivan Gunawan dan Maharani Minta Maaf, Nikita Mirzani Disebut Narsistik dan Ingin Diakui
-
Makjleb, Pesan Agnez Mo Langsung Nempel di Hati Bunda Corla
-
CEK FAKTA: Nikita Mirzani Unfollow Fitri Salhuteru Usai Damai dengan Bunda Corla dan Maharani Kemala
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Inklusi Keuangan Makin Kuat, BRImo Raih 49,7 Juta Pengguna
-
BPKH-Bank Muamalat Perluas Akses Layanan Haji Berbasis Digital
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna dan Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Girang Kehadiran DSI Bawa Hasil, Prabowo Sebut Negara Cuan USD 5 Miliar
-
Purbaya dan Bahlil Sebaiknya Beri Subsidi Langsung ke Orang Ketimbang BBM
-
Bapenda dan BPAD DKI Dapat Suntikan Rp68 Miliar Guna Pulihkan Layanan Pajak dan Aset
-
Perkuat Inklusi Keuangan, BRImo Bukukan 3,32 Miliar Transaksi hingga Juni 2026
-
Bersama Danantara, BRImo Dorong Inklusi Keuangan hingga 49,7 Juta Pengguna
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Telat Sehari, Ulang dari Nol: Menggugat Logika Aturan Perpanjangan SIM