- Komisi C DPRD DKI Jakarta menyepakati tambahan anggaran Rp68 miliar dalam rapat KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 pada Kamis (13/8/2026).
- Anggaran tambahan tersebut dialokasikan untuk memulihkan Gedung Teknis Abdul Muis di Gambir, Jakarta Pusat, yang terbakar pada Jumat (7/8/2026).
- Bapenda dan BPAD menerima dana darurat tersebut untuk mengatasi gangguan server agar pelayanan publik tidak terganggu.
Suara.com - Komisi C DPRD DKI Jakarta menyepakati tambahan anggaran sebesar Rp68 miliar untuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD).
Kesepakatan itu diambil dalam pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk memulihkan Gedung Teknis Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, yang dilanda kebakaran pada Jumat (7/8/2026) malam.
Ketua Komisi C Dimaz Raditya mengungkapkan, kebakaran berdampak langsung pada sejumlah instansi, termasuk Bapenda, BPAD, dan Traffic Management Center (TMC) Dinas Perhubungan.
Kebakaran gedung turut menyebabkan gangguan server yang berimbas pada proses pembayaran pajak dan pengelolaan aset daerah.
“SKPD yang terdampak itu mengajukan anggaran tambahan supaya mereka bisa tetap bekerja dengan nyaman dan aman untuk melayani masyarakat DKI,” ujar Dimaz.
Rinciannya, Bapenda mendapat tambahan anggaran sekitar Rp29 miliar. Sementara BPAD sekitar Rp39 miliar.
Dimaz berharap, tambahan anggaran itu digunakan secara efisien demi menjaga keberlanjutan pelayanan publik.
“Dipakai semaksimal mungkin, sebaik mungkin untuk bisa tetap melayani masyarakat DKI dalam hal pelayanan pajak dan juga bidang aset,” kata dia.
Baca Juga: Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan
Dimaz menegaskan, layanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu akibat musibah kebakaran tersebut.
“Jangan sampai pelayanan kita terganggu karena musibah,” tegas dia.
Berita Terkait
-
Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan
-
Indeks CFX10 Naik Hari Ini, Dogecoin Melesat 3,65 Persen
-
Laba BCA Syariah Meningkat, Aset Tembus Rp20,7 Triliun
-
Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Beri Perlindungan bagi Harta Bersama Suami-Istri
-
Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Berganti Nama Jadi RUU Melindungi Aset
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Purbaya dan Bahlil Sebaiknya Beri Subsidi Langsung ke Orang Ketimbang BBM
-
Bapenda dan BPAD DKI Dapat Suntikan Rp68 Miliar Guna Pulihkan Layanan Pajak dan Aset
-
Perkuat Inklusi Keuangan, BRImo Bukukan 3,32 Miliar Transaksi hingga Juni 2026
-
Bersama Danantara, BRImo Dorong Inklusi Keuangan hingga 49,7 Juta Pengguna
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Telat Sehari, Ulang dari Nol: Menggugat Logika Aturan Perpanjangan SIM
-
6 Cara Memilih Sepeda Lipat yang Sesuai Kebutuhan agar Nyaman dan Awet
-
BRI Tulungagung Genjot Ekspansi AgenBRILink demi Perluasan Akses Keuangan Warga
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
Industri Farmasi Perlu Berubah agar Lebih Ramah Lingkungan, WHO Desak Peran Regulator