Suara Denpasar - Pendukung Persib Bandung menyinggung taktik Stefano Cugurra jelang pertandingan kontra Bali United dalam lanjutan pekan 22 Liga 1 pada Jumat, 10 Februari 2023.
Seperti diketahui, belakangan ini Stefano Cugurra ramai disorot usai terlihat gestur meminta para pemain Bali United untuk tergeletak atau mengulur waktu ketika menghadapi Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
Sontak, hal tersebut menjadi perhatian fans Persib Bandung yang akan menghadapi Bali United dalam laga selanjutnya.
Mereka ramai di kolom di instagram mengatakan jika Persib Bandung harus hati hati dengan taktik guling guling Bali United.
"Teco pelatih pintar untuk membuat pemainnya guling-guling, harus di sleding biar Teco ikut berbaring," tulis @khisnaherdiana26.
"Bali guling-guling seperti anak kecil yang dilatih oleh orang lanjut usia Stefano Cugurra," kata @Ryanrock31.
"Ati ati, Bali guling-guling," ucap @Zyyuzi
"Mari kita balas dengan guling-guling," lanjut @H_a_b_e_l
"Balas dengan selebrasi guling-guling," lontar @Adnan_dhy12.
Baca Juga: Bobotoh Akui Kekurangan Persib dari Bali United, Modal Kuat Patahkan Rekor Luis Milla?
Sementara itu, Luis Milla mengatakan jika ia menghormati Bali United karena memiliki pelatih dan pemain yang berkualitas.
Bahkan, Luis Milla menyebut laga melawan Bali United sebagai pertandingan final.
“Bagi kami, semua pertandingan final. Kami punya waktu lima hari untuk melakukan persiapan menghadapi Bali," kata Luis Milla, dikutip dari laman persib.co.id, Senin, 06 Februari 2023.
Dia menyatakan menaruh hormat kepada Bali United yang menurutnya tim yang bagus.
"Ada banyak pemain yang berkualitas dan memiliki pelatih dengan level tinggi dan sudah bekerja di Indonesia dalam waktu yang lama," ucap pelatih asal Spanyol ini.
"Menurut saya, kami akan bertanding dengan tim yang punya level yang setara, ada di level teratas baik itu dari sisi pelatih dan pemain,” pungkas mantan pelatih Timnas Indonesia ini. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Jelang Kontra Bali United, Luis Milla Sebut Stefano Cugurra Begini, Persib Bandung OTW Markas PSS Sleman
-
Jelang Duel Lawan Bali United, Marc Klok Bikin Heboh, Ingin Tinggalkan Persib Bandung ke Klub Luar Negeri
-
Jelang Kontra Persib, Semeton Tunggu Kabar Bali United Lepas Pelatih, Stefano Cugurra Akui Kesalahan
-
Persiapan Persib Bandung Kontra Bali United, Luis Milla Komentari Kemampuan Coach Teco
-
Cek Head to Head Bali United vs Persib Bandung, Luis Milla Jadikan Laga Final, Teco Akui Kesalahan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional