Suara Depasar- Kabar baik diberikan kepada Panser Biru dan Snex, kelompok supporter PSIS Semarang.
PSIS Semarang dikabarkan akan segera meresmikan pelatih kepala untuk menukangi Taisei Marukawa dan kawan-kawan di sisa kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.
Pada putaran kedua ini, PSIS Semarang dikaitkan dengan sejumlah nama pelatih yakni Thorsten Fink, Toze Mendes, Pedro Gomez dan Gilbert Agius.
Namun kini, santer dikabarkan bahwa Gilbert Agius akan segera diresmikan PSIS Semarang dalam waktu dekat.
Dilansir melalui akun gosip bola @gosball yang diunggah pada Selasa 7 Februari 2023 kemarin, PSIS Semarang dikabarkan telah resmi menjalin kerja sama dengan pelatih asal Malta, Gilbert Aguis.
“DONE DEAL!ANNOUNCEMENT SOON! (Sudah resmi, segera diumumkan),” demikian keterangan yang ditulis akun tersebut.
Dikabarkan, Gilbert Agius akan diperkenalkan dalam waktu dekat ini yakni pada 15 Februari 2023 jika tidak ada halangan.
“Infone tgl 15 kalau tidak ada halangan ye,” lanjut akun tersebut.
Meski belum diumumkan oleh manajemen PSIS Semarang, namun Panser Biru dan Snex sudah meramaikan kolom kometar di akun Instagram resmi klub untuk menyambut kedatangan pelatih anyar bagi Carlos Fortes dan kawan-kawan.
Baca Juga: Setelah 9 Tahun Jang Na Ra dan Jang Hyuk Kembali Bintangi Drama Korea Baru
“Tanggal 15 Februari 2023 wajib datang HEAD COACH nya,” tulis@lyor113 .
“Welcome Gilbert Agius dan Eko Purjianto,” tulis @arisyyan.
“Welcome Gilbert Agius…. ndang diposting min,” tulis @apriantorizkyeka.
“Sedang emnunggu tanggal 15,” tulis @bayujr.359.
“GILBRT AGIUS done deal otw,” lanjut @bgsardhi1.
“Sugeng rawuh mas Gilbert Agius,” tulis @adityaakbar441.
Sebagai tambahan informasi, pelatih berusia 48 tahun ini hanya berpengalaman di tiga tim sepakbola saja.
Dilansir melalui transfermarkt, Gilbert Agius pernah menangai Valletta, Timnas Malta U-21 dan senoir.
Terakhir ia tercatat sebagai pelatih interim Malta sejak 8 November dan brakhir pada 14 Desember 2022. Sehingga statusnya saat ini masih tanpa klub. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Tak Lama Lagi! PSIS Semarang Datangkan Pelatih Asal Malta Gilbert Agius di Bulan Ini?
-
Bukan Kehendak Coach Teco! Spasojevic Dipastikan Dicoret pada Laga Bali United vs Persib Bandung
-
Link Live Streaming RANS Nusantara FC vs Arema FC di BRI Liga 1 Sore Ini, 8 Januari 2023
-
Persib Diuntungkan? Pelatih Bali United Stefano Cugurra Bocorkan Kondisi Tim Jelang Lawan Tim Asuhan Luis Milla
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?