Suara Denpasar - Bali United kembali gagal mengakhiri paceklik kemenangan.
Menghadapi Persib Bandung, Bali United kembali melanjutkan tren buruk dalam 5 laga di putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.
Bali United tercatat kalah dari Persija dan Barito Putera. Sementara hasil imbang didapat saat menghadapi RANS Nusantara, PSM Makassar dan terakhir Persib Bandung.
Menjamu Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat 10 Februari 2023 kemarin, Bali United ditahan imbang tim asuhan Luis Milla.
Pertandingan pekan ke-23 tersebut berakhir dengan hasil imbang 1-1 gol Privat Mbarga menit ke-79 dibalas David da Silva pada menit ke- 89.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra menilai seharusnya timnya dapat memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. Ada peluang yang dibuang percuma ketika Hendra Bayauw dan Irfan Jaya berhadapan langsung dengan penjaga gawang Persib Teja Paku Alam.
Atas hasil yang diraih timnya, pelatih yang akrab disapa Coach Teco in mengatakan hal ini menjadi momen terburuk yang dilalui Bali United di tahun 2023.
“Ini momentum dari tim tidak bagus, kita belum bisa menang tahun ini cuma kasihan pemain, pemain sudah kerja keras sesuai taktik dari tim, menurut saya mereka main bagus,” kata Teco.
Sementara Luis Milla, pelatih Persib Bandung justru mengaku hasil imbang melawan Bali United pantas didapatkan.
Baca Juga: Jalan Menuju Tol Penumangan Tubaba Rusak Berat, Warga Kecewa Kinerja Pemerintah
Luis Milla menjelaskan jika pertandingan tersebut tidak mudah bagi pemainnya sebab menghadapi tim yang bertitel juara musim lalu. Milla memuji kerja keras anak asuhnya sebab mau bekerja keras dan pantang menyerah.
“Pertandingan yang tidak mudah bagi kedua tim yang bekerja mencari hasil terbaik, apalagi dengan catatan Bali United adalah tim juara bertahan dengan tambahan pemain yang punya kualitas. Kami juga bekerja keras untuk mengejar prestasi terbaik. Hasil (1-1) ini pantas,” katanya dilansir melalui laman resmi klub. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga