Suara Denpasar - Suporter PSIS Semarang telah resmi dilarang untuk mendampingi klub kesayangannya tersebut saat tim Mahesa Jenar bertandang ke Stadion Pakansari Bogor menghadapi Persikabo.
Larangan tersebut disampaikan oleh pihak Panitia Pelaksana (Panpel) Persikabo yang merujuk dari Surat Polres Bogor selaku pihak yang bertanggung jawab untuk keamanan dalam pertandingan lanjutan Liga 1 tersebut.
Mengetahui hal itu, pentolan suporter PSIS Semarang, Kepareng Wareng protes karena tak boleh menyaksikan laga kandang dan tandang.
Dalam surat pemberitahuan pelaksanaan pertandingan Persikabo melawan PSIS Semarang pada Selasa (21/02/2023), ada sejumlah keputusan penting yang diambil.
Dilansir dari portal Suara Semarang, surat yang telah ditandatangani oleh LOC Persikabo, Dedi Baedillah tersebut menyebutkan tidak ada penonton tim away atau suporter dari PSIS Semarang.
"Kami sampaikan tidak ada penonton tim away yang hadir pada pelaksanaan pertandingan tersebut," bunyi keterangan surat yang diunggah oleh akun instagram @kepareng_wareng.
Dalam unggahan di akun Instagramnya tersebut, dirinya protes dengan keputusan yang diambil panpel yang melarang suporter PSIS Semarang untuk datang, sedangkan untuk suporter tuan rumah boleh mendukung klub kebanggaan mereka.
"Nonton home dilarang, Nonton away dilarang. Terus ko aku seng psis main nonton terus kon nonton opo???? Penonton umum ae lah warga negara republik indonesia,nkri harga mati," tulis Kepareng Wareng.
Tentunya hal ini bakal menjadi pukulan tersendiri bagi PSIS Semarang, pasalnya CEO PSIS Yoyok Sukawi mengharapkan bahwa timnya pada akhir musim dapat berada di posisi lima besar.
Baca Juga: Mabes Polri: Helikopter Kapolda Jambi Mendarat Darurat, Bukan Jatuh
Dengan tanpa hadirnya pemain kedua belas, maka hal tersebut bakal menjadi kehilangan yang cukup berat untuk timnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas
-
Mengapa Donald Trump Tidak Bisa Jadi Presiden 3 Periode Amerika Serikat?
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah