Suara Denpasar - Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster meminta masyarakat Bali agar galakkan (aktif) memproduksi produk lokal agar Bali tidak kehilangan karakternya.
Koster meminta agar masyarakat memproduksi dan membeli produk-produk lokal Bali. Terlebih khusus soal Endek (pakaian adat Bali). Menurut Koster saat ini Endek lebih banyak diproduksi di luar Bali kemudian di bawa lagi ke Bali untuk dijual.
"Sekarang yang harus kita dorong adalah pengrajin kita di Bali, produktivitasnya kita dorong agar kita menjadi pasarnya supaya ekonominya mutar di Bali," ujar Wayan Koster di Gedung Art Centre saat lakukan kunjungan kerja ke Pemkot Denpasar, Selasa, (21/2/2023).
Menurut Koster, jika hal ini tidak diperhatikan maka Bali akan mengalami degradasi dan penurunan produktivitas. Dia menilai, jika produktivitas produk lokal sudah menurun maka Bali akan kehilangan 4 hal yaitu, budaya, industri, tenaga kerja dan nilai ekonomi.
"Sekarang Endek kita ini diambil untuk diproduksi di luar terus bawa lagi ke sini kita beli lagi. Ini kalau terus terjadi maka pertama kita kehilangan budaya, kedua hilang industri, ketiga hilang tenaga kerja dan keempat hilang nilai ekonomi.
Dengan alasan itu, koster mendorong masyarakat Bali untuk menggunakan produk lokal dan produktivitas para pengrajin agar perputaran ekonomi tidak keluar.
"Karena itulah sekarang saya menggalakkan penggunaan produk lokal Bali. Yang di maksud lokal itu adalah pelakunya orang Bali, lembaga usahanya orang Bali, dan yang membeli orang Bali, jadi mutar ekonominya di Bali, tidak keluar. Itu yang benar," tegasnya kembali. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
5 Objek Wisata Indonesia yang Jadi Lokasi Syuting Drakor, Ada yang di Bali
-
Kota Denpasar Dapat Master Plan dari Wayan Koster jika Terpilih 2 Periode Jadi Gubernur Bali
-
Niluh Djelantik 'Labrak' Wanita Rambut Pirang yang Diduga Lecehkan Pura di Bali
-
Faras Sayidi Pose Jari Tengah di Depan Pura, Niluh Djelantik Ngamuk Sampai Pukul Meja
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Gubsu Bobby Nasution Resmikan Wings Air Terbang ke Madina, Perkuat Konektivitas
-
Semester I 2026, PNM Perluas Pemberdayaan 12,4 Juta Perempuan Pelaku Usaha Ultra Mikro
-
Trump Mau 'Palak' Mahasiswa Asing yang Ingin Kerja di Amerika Rp1,8 Miliar
-
Tak Sekadar Hunian, BTN Hadirkan Pengalaman Baru Lewat Fashion & Lifestyle
-
6 Warna Lipstik Terbaik untuk Acara Formal, Bikin Penampilan Makin Elegan
-
Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
-
Wincos Beberkan Rahasia Kabin Mobil Tetap Dingin di Tengah Cuaca Terik dengan Kaca Film
-
Petugas Damkar Meninggal Saat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati, Asap Tebal Diduga Jadi Penyebab
-
Pria di Bengkalis Tersangka Perambahan Hutan 20 Ha, Sebagian untuk Tanam Sawit
-
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Dorong Penggilingan Padi Jaga Mutu Beras