Suara Denpasar - Dedi Mulyadi akhirnya mengunjungi SMP Negeri 6 Subang, Jawa Barat. Di sana, dua bocah pemulung Dedi dan Dida bersekolah.
Bukan sekadar berkunjung untuk menemui Dedi dan Dida. Kang Dedi juga membakar semangat siswa di sekolah itu untuk bersama-sama maju untuk Indonesia.
Mantan bupati Purwakarta dua periode itu di kelas Dedi menjelaskan soal awal dirinya bertemu dengan Dedi dan Dida.
Saat itu hujan, dan dirinya melihat Dedi dan Dida sedang memulung. Jelas dia, memulung bukanlah pekerjaan yang buruk. Dan, tidak perlu untuk malu.
"Apalagi hasil mulung untuk membeli ikan asin (lauk keluarga di rumah)," terangnya.
Bahkan hanya itu, mantan suami Anne Ratna Mustika itu juga mengajak para siswa di sana untuk tetap memiliki etika dan menjaga sopan santun. Misalnya budaya antri dan selalu mengucapkan salam serta ingat kata "terima kasih".
"Kamu tidak boleh, tidak sekolah karena tidak punya uang. Perut kamu lapar, tahan. Karena di balik kelaparan itu akan ada keberhasilan," papar Kang Dedi.
Semangat pantang menyerah ini harus ditanamkan sejak dini. Jika itu bisa dilakukan, Indonesia akan menjadi negara hebat yang bisa mengalahkan Cina dan Amerika. Pada kesempatan itu, Kang Dedi juga melihat kaos kaki yang dikenakan Dedi.
Kaos kaki itu ternyata bolong.
"Kemarin waktu ketemu saya, saya sudah tawarkan mau beli kaos kaki dijawab sudah punya tiga. Kamu baik banget. Banyak yang bertemu saya ingin memanfaatkan, tapi mereka (Dedi dan Dida) tidak," tukasnya dikutip denpasar.suara.com dari video di kanal Yotubenya, Senin 27 Februari 2023.
Baca Juga: Cerai dengan Dedi Mulyadi, Ambu Anne Terlihat Bahagia Bersama Ariel Noah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar