Suara Denpasar - Nama Mat Solar populer semenjak membintangi sinetron Bajaj Bajuri di tahun 2002-2007.
Dulu artis dan politikus ini memiliki perawakan yang gemuk dengan pipi yang tembem, namun kini fisik itu telah berganti.
Latief Sitepu, salah seorang teman yang juga pernah menjadi lawan main di sinetron Tukang Bubur Naik Haji menjenguk Mat Solar.
Melalui kanal YouTube-nya, Latief mengajak penonton setianya menjenguk Mat Solar di vlognya.
Mat Solar yang dikenal sebagai Haji Sulam ini memiliki sakit stroke sejak 2017. Selain itu, beliau juga memiliki riwayat penyakit diabetes.
Kini, karena stroke, Mat Solar menggunakan kursi roda karena tangan dan kaki kiri tak bisa digerakkan.
Kunjungan Latief di rumah Mat Solar tidak dibagikan dalam bentuk video. Hanya foto Latief bersama Mat Solar saja.
Di Twitter, sebuah akun base mengunggah foto Mat Solar dan Latief Sitepu.
"kondisi Mat Solar aka bang bajaj bajuri aka haji sulam. doain semoga beliau sehat terus ya gais walaupun fisiknya ga kaya dulu," tulis caption akun Twitter @Askrlfess pada (5/3/2023).
Baca Juga: Habisi Manchester United 7-0, Mohamed Salah: Ini Spesial Banget
Postingan itu segera dibanjiri doa oleh warganet sembari mereka mengenang tontonan masa kecil.
"Aamin semoga pak mat solar bisa sembuh seperti sedia kala, doain juga emak (nani wijaya) supaya cepet sembuh juga karena beliau sakit, btw haji muhidin pak latief sitepu udah 80 tahun tapi masih seger dan gagah ya kayak masi 60an " ucap @frayreza.
"Semoga Allah angkat penyakitnya Mat Solar, disehatkan seperti sedia kala. Tukang bubur naik haji jadi series fave aku banget di jaman itu, dari yang awalnya cuma ftv trus dijadiin series ngikutin trs. Kalo liat Haji Sulam selalu inget bapak. Kangen banget liat Mat Solar di tipi." tulis @nafshx.
"keinget Almarhumah Ibu yang suka banget nonton Haji Sulam sama Haji Muhidin ini semoga lekas pulih ya Pak Mat Solar ," komen @santisartikaa. (rIZAL/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla