Suara Denpasar - Secara Mengejutkan Persib Bandung dan Persija Jakarta sama-sama menderita kekalahan di pekan ke-29 BRI Liga 1.
Anak asuh Luis Milla kalah 0-2 saat melawan Persik Kediri dalam pertandingan pekan ke-29 Liga 1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (8/3/2023).
Sedangkan Persija Jakarta harus mengakui kekuatan Borneo FC dengan skor 1-3, pertandingan tersebut digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (8/2/2023) petang.
Kekalahan dua klub tersebut, membuat peluang bagi PSM Makassar untuk menjuarai Liga 1 2022/2023 makin mulus.
Kekalahan Persib dan Persija membuat PSM Makassar makin nyaman di puncak klasemen sementara dengan 62 poin. Jarak PSM Makassar dan Persib Bandung di peringkat kedua adalah 10 poin.
Sebelum pertandingan pekan 29, PSM Makassar memimpin perebutan juara Liga 1 dengan bertengger di puncak klasemen.
PSM Makassar unggul 10 poin dengan Persib (2) dan 11 poin dari Persija (3) saat ini.
PSM Makassar akan memainkan pertandingan pekan ke-29 menghadapi Persikabo 1973, tim papan tengah Liga 1 yang belum terkalahkan dalam tiga laga terakhir.
Jika berhasil mengalahkan Persikabo 1973, PSM Makassar akan mengumpulakan 65 poin atau selisih 13 angka dari duo tim papan atas Persib dan Persija.
Baca Juga: Alasan Jadwal Persija vs Persib dan Persebaya vs Arema FC Berlangsung Bulan Ramadhan
Itu artinya, apabila ketiga tim sama-sama meraih kemenangan di sisa pertandingan, PSM Makassar bisa juara pada pekan 31.
PSM Makassar akan mengumpulkan 71 poin, sementara Persib 58 poin, dan Persija 57 poin. Selisih 13 angka dari 4 sisa pertandingan Persib dan Persija tak akan mampu mengejar perolehan poin PSM Makassar. (*/Ana AP)
Satu keuntungan yang bisa membuat pesta juara PSM datang lebih awal karena Persib dan Persija akan saling sikut untuk meraih 3 poin. Pertandingan tunda Persija melawan Persib dijadwalkan digelar pada 31 Maret mendatang.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
BPJS Dipimpin Jenderal: Bakal Makin 'Gercep' atau Malah Kaku?
-
Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
Menuju Solar Based Economy: Tantangan Regulasi dan Pendanaan Program PLTS 100 GW Presiden Prabowo
-
Wali Kota Makassar Usul Pembentukan Kecamatan Baru ke Kemendagri
-
Inara Rusli Diduga Sindir Istri Sah Insanul Fahmi, Bahas Cadar dan Nafkah
-
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta, Polisi Resmi Hentikan Laporan Yoni Dores
-
Muhammadiyah Gelar Salat Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026, Berikut Panduannya