Suara Denpasar – Kabar mengejutkan datang dari Elkan Baggott. Pemain keturunan Indonesia-Inggris ini mendapat penolakan dari Timnas Indonesia, setibanya di Jakarta.
Padahal, sebelumnya, Elkan Baggott digadang-gadang akan menjadi andalan Timnas Indonesia untuk mencetak gol di SEA Games 2023 mendatang.
Tak hanya Elkan Baggott, coach Indra Sjafri dikabarkan sudah mencoret empat pemain keturunan di SEA Games 2023.
Kabar ini pun dibagikan oleh akun YouTube channel kreator bola dan telah ditonton 8,1 ribu pengguna YouTube sejak diunggah pada Kamis, (9/3/2023).
“Naturalisasi Hanya Beban!! Timnas Coret 4 Pemain Keturunan Di Sea Games - Ini Buktinya,” demikian judul video tersebut.
Lantas benarkah kabar Elkan Baggott ditolak oleh Timnas Indonesia?
CEK FAKTA:
Setelah ditelusuri, video berdurasi 3 menit 5 detik tersebut menyebutkan sejumlah nama pemain keturunan, termasuk Elkan Baggott yang direkomendasikan untuk dapat memperkuat Timnas Indonesia.
“Beberapa nama direkomendasikan PSSI untuk bisa bergabung di Timnas Indonesia, namun sepertinya tidak akan terwujud. Hal ini diungkapkan oleh coach Indra Sjafri karena Timnas sudah mencoret 17 pemain,” ujar narrator dalam video tersebut.
Baca Juga: Terkuak Alasan Perlindungan Dicabut, Bharada E Ladeni Wawancara TV Tanpa Persetujuan LPSK
“Sosok Elkan Baggott memang digadang-gadang untuk bisa memperkuat Timnas di SEA Games kali ini, namun sepertinya Indra Sjafri akan lebih percaya dengan pemain local yang memiliki jam terbang tinggi,” tambah narrator tersebut.
Sementara dari hasil penelusuran tim Suara Denpasar, dilansir dari laman resmi PSSI, Indra Sjafri memang mencoret 17 pemain dalam TC tahap pertama.
Namun tidak ada pemain keturunan, termasuk nama Elkan Baggott yang dicoret, oleh Indra Sjafri sebagaimana disebutkan dalam thumnail video.
Selain itu, dilansir dari Antara coach Indra membuka peluang untuk Elkan Baggott bila ingin membela Timnas.
“Saya mengutamakan karir dia (Elkan Baggott), bila klub nya mengizinkan silahkan (gabung Timnas),” ujarnya dikutip pada Jumat (10/3/2023).
Selain itu, dalam video juga tidak dijelaskan mengenai kedatangan Elkan Baggott seperti yang tertera pada judul video.
Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa kabar Elkan Baggott tiba di Jakarta dan mendapat penolakan dari Timnas Indonesia, serta 4 pemain keturunan dicoret oleh Indra Sjari adalah tidak benar, alias hoax.
Karena adanya ketidaksesuaian foto, judul dan informasi yang disampaikan pada video. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel