Suara Denpasar - Anggota DPR RI sekaligus Mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi membagikan sebuah video saat dirinya dipanggil dengan sebutan ‘sia’ oleh seorang komedian bernama Pohang.
‘Sia’ dalam bahasa sunda adalah kata pengganti ‘kamu’ yang kasar. Namun bisa jadi lumrah digunakan bila hubungan kedua orang yang memakai kata tersebut sudah sangat dekat.
Sebutan ‘sia’ memang tidak direkomendasikan untuk digunakan kepada orang yang lebih tua dan kepada sosok-sosok yang harus dihormati seperti orang tua, guru, pemimpin, dan sebagainya, karena bisa ditafsirkan sebagai perilaku tidak sopan.
Namun setiap orang tentu punya penafsiran berbeda-beda, seperti yang dibagikan Kang Dedi Mulyadi dalam Kanal Youtube KDM Channel, Jumat (17/3/2023).
Mantan suami Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ini merasa senang lantaran komedian tersebut berani memanggilnya dengan sebutan ‘sia’.
Bermula saat Kang Dedi menegur Pohang dengan sebutan ‘sia’ dan ‘maneh’. Pohang kemudian membalasnya dengan menyebut ‘sia’.
“Ngomong naon cik keneh? (ngomong apa barusan?),” tanya Kang Dedi.
“Sia,” balas Pohang.
Kang Dedi Mulyadi kemudian berlari mengejar sang komedian yang menggodanya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Diketawain Nagita Slavina saat Tanya Bagaimana Kalau Ketahuan Selingkuh
“Alus (bagus),” tuturnya kemudian.
“Suganteh rek digaplok aing euy (kirain mau ditampar saya),” kata Pohang.
Namun Kang Dedi Mulyadi kemudian menyebut makna seorang ketua rombongan apabila dipanggil ‘sia’.
“Lamun pamingpin rombongan geus ku rombonganna disebut ‘sia’ jeung ‘si’ tandaning maneh jeung kaula teh satara (kalau seorang pemimpin rombongan sudah disebut ‘sia’ dan ‘si’ tandanya kamu dan saya setara),” ungkapnya.
“Saamparan, sajajaran, sarua, berarti aing berhasil ngagedekeun maneh (satu hamparan, sejajar, sama, berarti saya berhasil membesarkan kamu),” tambahnya.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung